DAMPAK LUMPUR LAPINDO TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PESISIR SIDOARJO DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

 Abstract views: 729

Authors

  • Suning Suning Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/waktu.v10i2.865

Keywords:

Lumpur lapindo, pesisir, pembangunan berkelanjutan

Abstract

Kabupaten  Sidoarjo  memiliki  pantai  di  wilayah  timur  sepanjang  sekitar  27  km  yang
melintasi  Kecamatan  Sedati,  Buduran,  Sidoarjo,  Porong  dan  Jabon.  Bencana  lumpur  Sidoarjo
yang terjadi pada tahun 2006 telah berdampak luas bagi kehidupan masyarakat di pantai wilayah
timur  tersebut,  baik  dari  segi  sosial  ekonomi  masyarakat,  kondisi  lingkungan  pesisir,  kegiata n
usaha maupun kegiatan transportasi.
Tujuan  penelitian ini  adalah  untuk  mengidentifikasi  dan  menganalisa  bagaimana  kondisi
kualitas lingkungan yang ada di pesisir Sidoarjo akibat adanya lumpur lapindo. Metode penelitian
yang  digunakan  adalah  dengan  melakukan  surve  data  sekunder  dan  data  primer  kepada
masyarakat  pesisir  yang  menjadi  responden  terpilih.  Analisis  yang  digunakan  adalah  analisa
deskriptif dan analisa uji kualitas air dan tanah yang berdampak pada potensi hasil perikanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap kondisi sosial
secara  psikologis  dan  kondisi  ekonomi  secara  umum.  Secara  sosial  dan  ekonomi,  saat  ini
pemerintah  dan  pihak  perusahaan  sudah  memberikan  solusi  dalam  hal  ini  adalah  ganti  rugi.
Namun kebijakan tersebut masih bersifat sepihak artinya antar korban masih terjadi ketimpangan
atas  biaya  ganti  rugi  yang  diberikan  oleh  pemerintah  dan  pihak  perusahaan,  sehingga  masih
sering  terjadi  demonstrasi  diantara  korban  atas  ketimpangan  tersebut.  Sedangkan  ha sil  analisa
kualitas lingkungan  dengan  uji laboratorium  kualitas  air  dan  tanah  menunjukkan  bahwa  adanya
bencana lumpur lapindo tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kegiatan perikanan tambak,
hal  ini  ditunjukkan  dengan  hasil  produksi  perikanan  tambak  dari  tahun  2006  sampai  2010
mengalami kenaikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bowen, R, Riley, C (2003) Socio-economic indicators and integrated coastal management. Journal

Ocean & Coastal Management 46, 299–312

Baun, P. S (2008) Kajian Pengembangan Pemanfaatan Ruang Terbangun Di Kawasan Pesisr

Kota Kupan. Tesis

Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah (1998) Penyusunan Kebijakan Pengelolaan

Wilayah Pesisir. Laporan Akhir. Bogor.

Fedra, K and Feoli, E (1998) GIS technology and spatial analysis in coastal zone management.

Published in: EEZ Technology, Ed. 3, pp171 -179

Kemp, R., Parto, S. and Gibson, R.B. (2005) Governance for sustainable development: moving

from theory to practice. , International Journal Sustainable Development, Vol. 8. pp. 12 -30

Schroeder, A (2002) Rio to Jo'burg and Beyond The World Summit on Sustainable Development.

The South African Institute of International Affairs.ISBN: 1-919810-52-8. SAIIA Report No.

Kabupaten Sidoarjo Dalam Angka (2010). Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidoarjo

Kusnadi, M.A., (2003) Akar Kemiskinan Nelayan. LKiS Yogyakarta

Profil Kabupaten Sidoarjo (2010). Laporan

Sarda, R, Avila, C and Mora, J (2005) A methodological approach to be used in integrated coastal

zone management processes: the case of the Catalan Coast (Catalonia, Spa in). Journal

Estuarine, Coastal and Shelf Science 62, 427–439

Supriharyono (2007) Konservasi Ekosistem Sumberdaya Hayati di Wilayah Pesisir dan Laut

Tropis. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Soetomo dan Sugiono (2005) Sistem Pembangunan Hunian Masyarakat di Wilayah Pesisir.

Workshop dan Pelatihan pembangunan Wilayah Pesisir berkelanjutan di kabupaten Aceh

besar.

Syarief. E (2001) Pembangunan Kelautan Dalam Konteks Pemberdayaan Masyarakat Pesisir.

Majalah PP Edisi-25

Sugiyono, R. 2008. Statistik a untuk Penelitian. Bandung: CV. Alfabeta.

UU Republik Indonesia No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang

UU Republik Indonesia No. 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisirdan Pulau-Pulau

Kecil

Downloads

Published

2012-07-15

How to Cite

Suning, S. (2012). DAMPAK LUMPUR LAPINDO TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PESISIR SIDOARJO DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 10(2), 45–53. https://doi.org/10.36456/waktu.v10i2.865

Most read articles by the same author(s)