Pendekatan Konsep Desain Yang Manusiawi Guna Meningkatkan Minat Penggunaan Jembatan Penyeberangan Orang Di Kota Surabaya

 Abstract views: 222

Authors

  • Raja Jusmartinah

DOI:

https://doi.org/10.36456/waktu.v9i1.901

Keywords:

Konsep Desain, Manusiawi, Jembatan Penyeberangan

Abstract

Beberapa tanggapan masyarakat melalui media massa menyebut bahwa faktor-faktor yang
sangat berpengaruh terhadap penggunaan jembatan penyeberangan orang adalah (1) kesadaran masyarakat Kota Pahlawan untuk memanfaatkan jembatan penyeberangan sebagai sarana menyeberang jalan masih rendah, padahal jembatan-jembatan itu dibangun oleh Pemkot Surabaya untuk keselamatan jiwa warganya dan menelan duit yang tak sedikit, (2) desain Konstruksi Jembatan Penyeberangan (JP) yang tinggi dan tangga yang terjal dan sempit, keadaan yang kotor dan suram, sehingga pengguna merasa lelah dan tidak  nyaman, selain itu tidak adanya desain yang terintegrasi antara jembatan dan pedestrian maupun halte (3) penempatan jembatan penyeberangan pada lokasi yang ramai dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat sehingga tidak terkesan hanya untuk memenuhi kebutuhan pemasangan iklan semata.
Penelitian ini mencoba mencari jawaban melalui studi terhadap fisik jembatan penyeberangan
yang ada di Kota Surabaya, mencari penyebab-penyebab kurangnya minat masyarakat dalam
menggunakan jembatan penyeberangan dan usulan masyarakat terhadap desain jembatan
penyeberangan. Karena jembatan penyeberangan merupakan fasilitas publik maka sudah
sewajarnyalah konsep desain jembatan penyeberangan juga mengacu pada keinginan dan kebutuhan masyarakat pengguna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, Stanford (1986) On Streets. Cambridge, Massachusetts, and London: The MIT Press.

Ashihara, Yoshinobu (1981). Exterior Design in Architecture. Van Nostrand Reinhold. New York.

Ching,, Francis D. K (2000). Arsitektur: Bentuk, Ruang dan Tatanan, Alih Bahasa oleh Nurahma

Tresani Harwadi, Editor : Hilarius W. Hardani, Erlangga Jakarta

Departemen Pekerjaan Umum, Pedoman Perencanaan Jalur Pejalan Kaki pada Jalan Umum, Pe

doman Teknik Nomor 032/T/BM/1999

Heri Suryanto and Rudianto, Faktor-faktor yang mempengaruhi pejalan kaki dalam memanfaatkan

jembatan penyebrangan di Surabaya, Petra Christian University, Thesis 1999

Kamil , M. Ridwan,Assoc. AIA, Forgotten Space: Fenomena Koridor Jalan yang Terabaikan sebagai

Ruang Publik Kota, Info URDI Vol. 17

Madanipour, Ali (1996). Design of Urban Space: An Inquiry into a Socio-spatial Process. West

Moleong, Lexi J. Metodologi Penelitian Kualitatif (2000), P. T. Remaja Rosdakrya, Bandung

Ronald Wiedenhoeft (1981), Cities for People, Van Nostrand Reinhold Company

Vernez Moudon, Anne, (1987). Public Streets for Public Use, New York: Van Nostrand Reinhold

Company.

www./Detik/Surabaya/Jembatan-Penyeberangan-Dicuekin,Nyawa Dipertaruhkan.htm.

http://alhikmahlibrary.org,Perpustakaan/Online/Al-Hikmah/SURABAYA-BERBENAH-DIRI.htm (Jumat,

Nopember 07)

www.Detik / Surabaya / Meski - Ketinggian - Diukur - Ulang,Videotron - Jalan terus.htm

(Selasa,11/12/2007)

Published

2011-01-15

How to Cite

Jusmartinah, R. (2011). Pendekatan Konsep Desain Yang Manusiawi Guna Meningkatkan Minat Penggunaan Jembatan Penyeberangan Orang Di Kota Surabaya. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 9(1), 34–42. https://doi.org/10.36456/waktu.v9i1.901