PENGARUH LATIHAN RESISTANCE DAN PYOMETRIC TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELINCAHAN PADA PEMAIN FUTSAL

Authors

  • Riga Mardhika

DOI:

https://doi.org/10.36456/wahana.v68i1.626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) dampak metode latihan plyometric pada peningkatan kekuatan otot tungkai dan klelincahan pemain Futsal; (2) dampak metode latihan resistance terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai dan kelincahan pemain Futsal; dan (3) perbedaan pengaruh metode latihan resistance dan plyometric terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai dan kelincahan pemain Futsal. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan “Randomized Control Group Pretest-Posttest Design.†Subjek penelitian adalah seluruh pemain Futsal putra UKM Unipa Surabaya yang berjumlah 45 atlet. Proses pengambilan data pretest dan posttest dilakukan dengan tes vertical jump dan lari cepat 20 meter. Kemudian hasil data dianalisis dengan cara menggunakan SPSS 19.0 .Berdasarkan uji t dan uji MANOVA yang dilanjutkan dengan uji post-hoc dengan LSD, diperoleh hasil penelitian: (1) Latihan plyometric memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kekuatan otot tungkai dan kelincahan pemain Futsal; (2) Latihan resistance memberi pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai dan kelincahan pada pemain Futsal; (3) Latihan plyometric memberikan pengaruh yang lebih efektif dari pada latihan resistance terhadap peningkatan power otot tungkai dan kelincahan pada pemain Futsal. Kata Kunci: Latihan Pyometric dan Resistance, power otot tungkai, kelincahan pemain futsal

References

Ambarukmi, D.H., Pasurney, P., Sidik, Z.D., Irianto. D.K., Dewanti, R.A., Sunyoto., Sulistiyanto., dan Harapan, M.Y. 2007. Pelatihan Pelatih Fisik Level 1. Jakarta: Kemenegpora.

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Bird, S.P., Tarpenning, K.M., & Marino, F.E. 2005. Designing Resistance Training Programmes to Enhance Muscular Fitnes a Review of the Acute Programme Variable. Sport Medicine. 35 (10): 841-845.

Bompa, T.O. and Haff, G.G. 2009. Periodezation Theory and Methodology of Training. United States. Human Kinetics.

Chu, D.A. 1998. Jumping Into Plyometric (second edition). United State of America: Human Kinetic.

Elsayed, M. dan El, A. M. 2012. Effect of Plyometric Training on Specific Physical Abilities in Long Jump Athletes. World Journal of Sport Sciences, 7 (2): 105-108.

Harsono. 1988. Coaching dan Aspek-aspek Psikologi dalam Coaching. Jakarta: Dirjen Dikti Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Holmberg, P.H. 2009. “Agility Training for Experienced Athletes: A Dynamical Systems Approachâ€. Strength and Conditioning Journal. Vol. 31 No. 3 Oktober 2009. pp. 73−78.

Kreamer W.J., Ratamess, N.A. 2005. Hormonal Responses and Adaptatins to Resistance Exercise and Training. Sports Medicine, 35(4), 339-361.

Kumar, R. 2013. “The Effects Of 6 Week Plyometric Training Program On Agility of Collegiate Soccer Playersâ€. International Journal of Behavioral Social and Movement Sciences. Issn:2277-7547. Vol 2. Issue 01.170-176.

Maksum. A. 2012. Metodologi Penelitian dalam Olahraga. Surabaya: Unesa University Press.

Nala, N. 1998. Pelatihan Fisik Olahraga. Denpasar: Universitas Udayana.

Nossek, Y. 1982. General Theory of Training. Lagos: Lagos Institute National Sport. Pan African Press. Terjemahan Teori Umum Latihan (Furqon, M., 1985).

Radcliffe, J.C., and Farentinos, R.C. 1985. Plyometric Explosive Power Training. United State of America: Human Kinetics Publisher Inc.

Sajoto.1988. Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Jakarta: Depdikbud Dirjen PTPLPTP.

Sheppard, J.M., Young, W.B., Doyle, T.L.A., Sheppard, T.A., and Newton, R.U. 2006. “An Evaluation Of A New Test Of Reactive Agility And Its Relationship To Sprint Speed And Change Of Direction Speedâ€. Journal of Science and Medicine in Sport. Vol. 9, pp. 342–349.

Sukadiyanto dan Muluk, D. 2011. Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Bandung: Lubuk Agung.

Winarno, M.E. 2006. Dimensi Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Malang: Laboratorium Jurusan Ilmu Keolahragaan.

Published

2016-06-01

Issue

Section

Artikel