Analisis Rasio Keuangan Sebagai Alat Untuk Memprediksi Financial Distress Pada PT. Smartfren Telecom Tbk

Authors

  • Desynta Putri Aruni Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Siti Istikhoroh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/jsbr.v2i4.4778

Keywords:

Financial Distress, Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas, Rasio Leverage, Rasio Aktivitas, Analisis Trend

Abstract

Maksud dari penelitian ini yaitu dan menganalisis rasio keuangan sebagai alat untuk memprediksi financial distress pada PT. Smartfreen Telecom Tbk dan menggunakan metode analisis trend untuk mengetahui peran rasio keuangan dalam mendeteksi financial distress pada PT. Smartfreen Telecom Tbk periode 2014-2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, dengan obyek penelitian yang dilihat dari laporan keuangan PT. Smartfreen Telecom Tbk tahun 2014-2018. Dimana pada penelitian ini dibuat dengan menganalisis kondisi financial distress yang dilakukan dengan menganalisis rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas menggunakan current ratio, rasio profitabilitas menggunakan return on assets, rasio leverage menggunakan debt to equity ratio, rasio aktivitas menggunakan total assets turn over dan dilakukan dengan analisis trend. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi melalui web. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya kenaikan dan penurunan pada analisis laporan keuangan PT. Smartfreen Telecom Tbk periode 2014-2018. Hasil analisis trend PT. Smartfreen Telecom Tbk menunjukkan bahwa rasio likuiditas diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 0,369, rasio profitabilitas diperkirakan mengalami kenaikan sebesar -0,1195, rasio leverage diperkirakan mengalami penurunan sebesar 0,607, dan rasio aktivitas diperkirakan mengalami penurunan sebesar 0,131. Sedangkan grafik analisis trend menunjukkan grafik yang masih terlihat berfluktuatif setiap tahunnya. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan PT. Smartfreen Telecom Tbk dalam memaksimalkan penggunaan aktiva menurun maka perusahaan tersebut dapat dikategorikan kedalam situasi financial distress (kesulitan keuangan).

Downloads

Published

2021-12-27