Analisis Longitudinal pada Data Pasien Diabetes Melitus
DOI:
https://doi.org/10.36456/jstat.vol12.no1.a1993Keywords:
Diabetes melitus, faktor, IFLS, kadar gula darah, longitudinal data.Abstract
Diabetes mellitus is widely known as a blood sugar disease. People can be said to suffer from diabetes mellitus if blood sugar levels exceed normal, blood sugar when ≥ 200 mg/dl, fasting blood sugar levels ≥ 120 mg/dl, blood sugar levels 2 hours after meals ≥ 200 mg/dl and Glycated hemoglobin (HbA1c) levels < 7 %. Factors suspected of causing diabetes mellitus are age, gender, obesity and the effect of diabetes mellitus lowering medicines. Obesity can be seen from the results of the A Body Shape Index (ABSI) value. The factors that cause diabetes mellitus are taken from variables from IFLS4 and IFLS5 data that are longitudinal. This study analyzes the model to find out how the factors that cause diabetes mellitus influence over time. The results showed that there was a significant influence between observation time variable and the effect of diabetes mellitus lowering medicines. The more people who consume diabetes lowering medicines, the more people will suffer from diabetes mellitus
Diabetes melitus banyak dikenal orang sebagai penyakit gula darah. Orang dapat dikatakan menderita diabetes melitus jika kadar gula darah yang melebihi normal yaitu gula darah sewaktu ≥ 200 mg/dl, kadar gula darah puasa ≥ 120 mg/dl dan kadar gula darah 2 jam sesudah makan ≥ 200 mg/dl serta kadar Glycated hemoglobin (HbA1c) . Faktor-faktor yang diduga penyebab diabetes melitus adalah usia, jenis kelamin, obesitas dan pengaruh obat penurun diabetes melitus. Obesitas dapat dilihat dari hasil nilai A Body Shape Index (ABSI). Faktor-faktor penyebab penyakit diabetes melitus diambil dari variabel-variabel dari data IFLS4 dan IFLS5 yang bersifat longitudinal. Penelitian ini menganalisis tentang model untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor-faktor penyebab diabetes melitus dari waktu ke waktu. Hasilnya menunjukkan bahwa terjadi pengaruh yang signifikan antara variabel waktu pengukuran dan pengaruh obat penurun diabetes melitus. Semakin sedikit waktu pengukuran dan dengan banyak orang tidak mengonsumsi obat penurun diabetes maka akan semakin banyak pula orang yang menderita penyakit diabetes melitus.
References
Danardono. (2015). Analisis Data Longitudinal.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Diggle, P. J., Heagerty, P., Liang, K.-Y., & Zeger, S. L. (2002). Analysis of Longitudinal Data.Oxford: Oxford University Press.
Isaura, E. R., Chen, Y.-C., & Yang, S.-H. (2018). The Association of Food Consumption Scores, Body Shape Index, and Hypertension in a Seven-Year Follow-Up among Indonesian Adults: A Longitudinal Study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 1-12.
Liu, X. (2016). Methods and Applications of Longitudinal Data Analysis.UK: Academic Press.
Nirmala, F., Kuntoro, & Notobroto, H. B. (2013). Aplikasi General Linear Mixed Model (GLMM) pada Data Longitudinal Kadar Trombosit Demam Berdarah Dengue. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 131-139.
Nugroho, P. S., & Wijayanti, A. C. (2018). Indeks Masa Tubuh dan Kaitannya Dengan Diabetes Melitus pada Umur lebih dari atau sama dengan 15 Tahun Di Indonesia, Studi Data Survei Kehidupan Keluarga Indonesia V. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12-15.
Pusponegoro, N. H., Rachmawati, R. N., Notodiputro, K. A., & Sartono, B. (2017). Linear Mixed Model for Analyzing Longitudinal Data:A Simulation Study of Children Growth Differences. 2nd International Conference on Computer Science and Computational Intelligence 2017, ICCSCI 2017(hal. 284-291). Bali: Procedia Computer Science.
Putri, R. F., Padmadisastra, S., & Winarni, S. (2017). Analisis Data Longitudinal Dalam Desain Faktorial Menggunakan Linear Mixed Model. Seminar Statistika FMIPA UNPAD 2017 (SNS VI)(hal. 462-466). Bandung: ResearchGate.
Rizopoulus, D. (2012). Joint Models for Longitudinaland Time-to-Event Data With Application in R.New York: Chapman & Hall/CRC Biostatistics Sseries.
Susanti, & Bistara, D. N. (2018). Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Kesehatan Vokasional, 29-34.







