PEMODELAN KASUS HIV/AIDS MENGGUNAKAN COX PROPORTIONAL HAZARD
DOI:
https://doi.org/10.36456/jstat.vol9.no1.a288Abstract
Aktivitas kehidupan banyak peristiwa yang berhubung dengan waktu kelangsungan hidup, misal durasi waktu yang dibutuhkan untuk sembuh dari penyakit. Lama waktu yang dibutuhkan hingga terjadinya suatu peristiwa tertentu itulah yang disebut waktu survival. Pada umumnya data waktu survival tidak sepenuhnya dapat diamati atau disebut dengan data tersensor. Salah satu metode statistika yang dapat digunakan dalam menganalisis data survival, adalah model cox proportional hazard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup penderita HIV/AIDS, digunakan fungsi hazard dan fungsi survival dengan variabel lama rawat inap pasien sebagai respon. Untuk mengetahui faktor-faktor lain yang mempengaruhi ketahan hidup penderita HIV/AIDS digunakan model cox proportional hazard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil Estimasi fungsi survival Kaplan Meier dan fungsi hazard kumulatif Nelson Aalen menunjukan bahwa semakin lama pasien menderita HIV/AIDS maka probabilitas survival pasien semakin kecil, namun resiko kematian disebabkan HIV/AIDS semakin tinggi. Tingkat pendidikan, status pekerjaan, status fungsional, Kadar CD4 merupakan faktor yang berpengaruh dalam resiko kematian pasien HIV/AIDSReferences
Collect, D. (2003). Modeling Survival Data in Medical Research. London: Chapman & Hall/CRC
Cox, D. R. (1972). Regresion Model and Live Tables (withdiscussion), Journal of The Royal Statistical Society, 34 : 187-220
Kleinbaum. D. G. (2012). Survival Analisis, London, Springer
Lee, E.T. (2003). Statistical Method for survival Data Analysis. London John Willey
Purhadi. (2012). Analisis Survival Faktor-faktor yang mempengaruhi Laju kesembuhan pasien Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSU Haji Surabaya dengan Regresi Cox. Jurnal Sains dan Seni ITS, Volume I. No. I., 271-267
Saputro. A. S. (2013) pemodelan mixture survival untuk kasus HIV/AIDS. Universitas Airlangga. Surabaya
Wibisono B, (1989). Epidemiologi AIDS; petunjuk untuk petugas kesehatan, Departemen Kesehatan RI. Jakarta.







