Hubungan Faktor Demografis dengan Kejadian Malaria di Kecamatan Wewewa Timur: Pendekatan Analisis Chi-Square

Authors

  • Maria Agustina Kleden Department of Mathematics, Nusa Cendana University, Jalan Adisucipto, Penfui Kupang, Nusa Tenggara Timur Indonesia, Kupang, Indonesa
  • Junaldo Umbu Moto Department of Mathematics, Nusa Cendana University, Jalan Adisucipto, Penfui Kupang, Nusa Tenggara Timur Indonesia, Kupang, Indonesa
  • Robertus Dole Guntur Department of Mathematics, Nusa Cendana University, Jalan Adisucipto, Penfui Kupang, Nusa Tenggara Timur Indonesia, Kupang, Indonesa

DOI:

https://doi.org/10.36456/jstat.vol16.no2.a7907

Keywords:

Chi-Square, Demografi, Malaria

Abstract

Pendekatan chi-square dalam analisis faktor risiko kesehatan telah menjadi topik yang menarik dan relevan dalam penelitian terkini. Malaria, sebagai penyakit infeksi menular yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina, masih menjadi ancaman bagi masyarakat di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Kecamatan Wewewa Timur. Meskipun kasus malaria di kecamatan ini mengalami penurunan dari tahun 2018 hingga 2021, namun pada tahun 2022, kasusnya kembali mengalami peningkatan. Dalam upaya untuk memahami lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian malaria di Kecamatan Wewewa Timur, penelitian ini menggunakan pendekatan chi-square(χ²)  yang termasuk dalam uji non-parametrik digunakan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara distribusi frekuensi yang diamati (observed frequencies) dengan distribusi frekuensi yang diharapkan (expected frequencies) dalam satu atau lebih kategori melibatkan 400 data primer yang diambil di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima faktor yang secara signifikan berhubungan dengan kejadian malaria di Kecamatan Wewewa Timur, yaitu jenis kelamin, usia, pekerjaan, penggunaan kelambu, dan tingkat pendidikan. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga dalam perumusan kebijakan dan strategi penanggulangan malaria yang lebih efektif dan tepat sasaranTop of Form

References

S. SUWITO, U. K. HADI, S. H. SIGIT, and S. SUKOWATI, “Hubungan Iklim, Kepadatan Nyamuk Anopheles dan Kejadian Penyakit Malaria,” J Entomol Indones, vol. 7, no. 1, 2015, doi: 10.5994/jei.7.1.42. DOI: https://doi.org/10.5994/jei.7.1.42

T. P. Utami et al., “Faktor Risiko Penyebab Terjadinya Malaria di Indonesia : Literature Review,” Jurnal Surya Medika, vol. 7, no. 2, 2022, doi: 10.33084/jsm.v7i2.3211. DOI: https://doi.org/10.33084/jsm.v7i2.3211

W. Pramesti, “Tabel Kontingensi Untuk Mengetahui Hubungan Antara Jenis Penyakit, Jenis Kelamin, Usia, Lama Rawat dan Keadaan Keluar Pasien,” J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori dan Aplikasi Statistika, vol. 4, no. 1, 2012, doi: 10.36456/jstat.vol4.no1.a1165. DOI: https://doi.org/10.36456/jstat.vol4.no1.a1165

E. B. Wilson and M. M. Hilferty, “The Distribution of Chi-Square,” Proceedings of the National Academy of Sciences, vol. 17, no. 12, 1931, doi: 10.1073/pnas.17.12.684. DOI: https://doi.org/10.1073/pnas.17.12.684

D. Sharpe, “Your chi-square test is statistically significant: Now what?,” Practical Assessment, Research and Evaluation, vol. 20, no. 8, 2015.

M. Masih and A. Grant, “Chi square feature extraction based SVMS arabic language text categorization system,” Talent Development and Excellence, vol. 9, no. 2, 2017, doi: 10.3844/jcssp.2007.430.435. DOI: https://doi.org/10.3844/jcssp.2007.430.435

Ari. Wibowo, “Uji Chi-Square pada Statistika dan SPSS,” Jurnal Ilmiah SINUS, vol. 4, no. 2, 2017.

F. B. Bryant and A. Satorra, “Principles and Practice of Scaled Difference Chi-Square Testing,” Structural Equation Modeling, vol. 19, no. 3, 2012, doi: 10.1080/10705511.2012.687671. DOI: https://doi.org/10.1080/10705511.2012.687671

A. Satorra and P. M. Bentler, “A scaled difference chi-square test statistic for moment structure analysis,” Psychometrika, vol. 66, no. 4, 2001, doi: 10.1007/BF02296192. DOI: https://doi.org/10.1007/BF02296192

S. D. Bolboacă, L. Jäntschi, A. F. Sestraş, R. E. Sestraş, and D. C. Pamfil, “Pearson-fisher chi-square statistic revisited,” Information (Switzerland), vol. 2, no. 3, 2011, doi: 10.3390/info2030528. DOI: https://doi.org/10.3390/info2030528

N. Pandis, “The chi-square test,” American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopedics, vol. 150, no. 5. 2016. doi: 10.1016/j.ajodo.2016.08.009. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ajodo.2016.08.009

X. Ji, W. Gu, X. Qian, H. Wei, and C. Zhang, “Combined Neyman–Pearson chi-square: An improved approximation to the Poisson-likelihood chi-square,” Nucl Instrum Methods Phys Res A, vol. 961, 2020, doi: 10.1016/j.nima.2020.163677. DOI: https://doi.org/10.1016/j.nima.2020.163677

Devi Pramita Sari and Nabila Sholihah ‘Atiqoh, “HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT COVID-19 DI NGRONGGAH,” Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, vol. 10, no. 1, 2020, doi: 10.47701/infokes.v10i1.850. DOI: https://doi.org/10.47701/infokes.v10i1.850

A. Y. Irawan, “Hubungan antara Aspek Kesehatan Lingkungan dalam PHBS Rumah Tangga dengan Kejadian Penyakit Diare di Kecamatan Karangreja Tahun 2012,” Unnes Journal of Public Health, vol. 2, no. 4, 2014.

N. G. Annisa, R. Efendi, and L. Chairani, “Hubungan Sistem Pembelajaran Daring dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Di Era COVID-19 Menggunakan Chi-Square Test dan Dependency Degree,” SNTIKI (Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri, no. SNTIKI, 2020.

N. Mantel, “Chi-Square Tests with One Degree of Freedom; Extensions of the Mantel- Haenszel Procedure,” J Am Stat Assoc, vol. 58, no. 303, 1963, doi: 10.2307/2282717. DOI: https://doi.org/10.2307/2282717

N. Mantel and W. Haenszel, “Statistical Aspects of the Analysis of Data From Retrospective Studies of Disease | JNCI: Journal of the National Cancer Institute | Oxford Academic,” J Natl Cancer Inst, 1959.

M. Asmui, S. M. Zaki, S. N. S. Wahid, N. M. Mokhtar, and S. S. Harith, “Association between litterers’ profile and littering behavior: A chi-square approach,” in AIP Conference Proceedings, 2017. doi: 10.1063/1.4982841. DOI: https://doi.org/10.1063/1.4982841

M. Hiranuma, D. Kobayashi, K. Yokota, and K. Yamamoto, “Chi-square automatic interaction detector decision tree analysis model: Predicting cefmetazole response in intra-abdominal infection,” Journal of Infection and Chemotherapy, vol. 29, no. 1, 2023, doi: 10.1016/j.jiac.2022.09.002. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jiac.2022.09.002

I. C. Negara and A. Prabowo, “Penggunaan Uji Chi–Square untuk Mengetahui Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Umur terhadap Pengetahuan Penasun Mengenai HIV–AIDS di Provinsi DKI Jakarta,” Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Terapannya 2018, vol. 1, no. 1, 2018.

M. L. Mchugh, “The Chi-square test of independence Lessons in biostatistics,” Biochem Med (Zagreb), vol. 23, no. 2, 2013.

S. Bahassine, A. Madani, M. Al-Sarem, and M. Kissi, “Feature selection using an improved Chi-square for Arabic text classification,” Journal of King Saud University - Computer and Information Sciences, vol. 32, no. 2, 2020, doi: 10.1016/j.jksuci.2018.05.010. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jksuci.2018.05.010

S. T. Nihan, “Karl Pearsons chi-square tests,” Educational Research and Reviews, vol. 15, no. 9, 2020, doi: 10.5897/err2019.3817. DOI: https://doi.org/10.5897/ERR2019.3817

M. L. McHugh, “The Chi-square test of independence,” Biochem Med (Zagreb), vol. 23, no. 2, 2012, doi: 10.11613/BM.2013.018. DOI: https://doi.org/10.11613/BM.2013.018

A. Ruliansyah and F. Y. Pradani, “Perilaku-Perilaku Sosial Penyebab Peningkatan Risiko Penularan Malaria di Pangandaran,” Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, vol. 23, no. 2, 2020, doi: 10.22435/hsr.v23i2.2797. DOI: https://doi.org/10.22435/hsr.v23i2.2797

A. Farihatun and Z. Mamdy, “FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA PADA MASYARAKAT DI DESA KARYAMUKTI KECAMATAN CIBALONG KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT,” Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, vol. 15, no. 1, 2016, doi: 10.36465/jkbth.v15i1.157. DOI: https://doi.org/10.36465/jkbth.v15i1.157

Istiana, M. D. Prenggono, J. E. S. Parhusip, and M. F. A. Rahman, “Angka Kejadian Malaria Berdasarkan Pemeriksaan Raoid Diagnostik Test di Kalimantan Selatan,” Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, vol. 6, no. 3, 2021.

W. Wibowo, “RISIKO KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN CIKEUSIK,” Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, vol. 13, no. 2, 2017, doi: 10.30597/mkmi.v13i2.1985. DOI: https://doi.org/10.30597/mkmi.v13i2.1985

M. P. Moni, K. Br Ginting, and Aryanto, “Analisis regresi logistik terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian malaria pada balita di Kecamatan Lamboya Kabupaten Sumba Barat,” Jurnal MIPA FST UNDANA, vol. 20, no. 1, 2016.

R. D. Guntur, J. Kingsley, and F. M. A. Islam, “Epidemiology of malaria in east nusa tenggara province in indonesia: Protocol for a cross-sectional study,” JMIR Res Protoc, vol. 10, no. 4, 2021, doi: 10.2196/23545. DOI: https://doi.org/10.2196/23545

R. D. Guntur, J. Kingsley, and F. M. Amirul Islam, “Malaria awareness of adults in high, moderate and low transmission settings: A cross-sectional study in rural East Nusa Tenggara Province, Indonesia,” PLoS One, vol. 16, no. 11 November 2021, 2021, doi: 10.1371/journal.pone.0259950. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0259950

Downloads

Published

12/31/2023

How to Cite

Hubungan Faktor Demografis dengan Kejadian Malaria di Kecamatan Wewewa Timur: Pendekatan Analisis Chi-Square. (2023). J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori Dan Aplikasi Statistika, 16(2), 499-513. https://doi.org/10.36456/jstat.vol16.no2.a7907