PERAN GENDER MEMPELAI WANITA DALAM RITUAL MUNGGAH LAWAH PADA PERNIKAHAN MATRIARKI ADAT BALI

Authors

  • Johan Alvin Khosuma Universitas Surabaya
  • Darmawan Muttaqin Universitas Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/JBN.vol5.no3.5709

Abstract

Pada umumnya dalam prosesi pernikahan, mempelai pria melakukan upaya untuk meminang mempelai wanita. Namun, dalam budaya adat pernikahan Bali, yang terjadi justru sebaliknya. Setiap prosesi justru dilalui pihak mempelai wanita untuk mendapatkan restu dari keluarga mempelai pria. Salah satunya adalah dalam ritual Munggah Lawang dimana pihak mempelai wanita mendatangi kediaman mempelai pria untuk mengetuk pintu sebagai tanda permohonan agar permintaan terhadap keluarga mempelai pria disetujui. Dalam ajaran Hindu yang banyak dianut oleh masyarakat Bali, wanita dianggap memiliki kedudukan tinggi dan istimewa sehingga melakukan hal-hal yang dianggap penting. Fenomena ini menarik untuk ditinjau dari sudut pandang ilmu psikologi dilihat dari teori gender dan teori perilaku terencana.

Downloads

Published

2022-09-22

How to Cite

PERAN GENDER MEMPELAI WANITA DALAM RITUAL MUNGGAH LAWAH PADA PERNIKAHAN MATRIARKI ADAT BALI. (2022). Jurnal Budaya Nusantara, 5(3), 149-154. https://doi.org/10.36456/JBN.vol5.no3.5709