MELAMPAUI ROMANTISISME: ANALISIS SLAVOJ ŽIŽEK TENTANG CINTA DALAM KONTEKS PERKAWINAN TRADISIONAL SUKU DAYAK RANDOK
DOI:
https://doi.org/10.36456/JBN.vol7.no2.9815Keywords:
romantisme, SLAVOJ ŽIŽEK, analisis, cinta, perkawinanAbstract
Artikel ini menggabungkan konsep cinta Slavoj Žižek dengan konteks perkawinan tradisional suku Dayak Randok. Žižek menganggap cinta sebagai pengalaman radikal yang mengubah individu, bukan sekadar perasaan romantis atau kebutuhan biologis. Sementara itu, masyarakat Dayak Randok memiliki perkawinan yang kaya akan nilai budaya. Melalui ritual adat, perkawinan tidak hanya menghubungkan dua individu tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam komunitas. Perspektif Žižek membantu memahami dimensi cinta sebagai tindakan radikal dan transformasi sosial dalam struktur budaya yang kaku. Artikel ini menekankan bagaimana cinta dan perkawinan merupakan proses penerimaan kekurangan pasangan, pembentukan komitmen yang mendalam, dan transformasi diri serta komunitas. Dengan demikian, pandangan Žižek memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika cinta dan perkawinan dalam masyarakat tradisional, melebihi sekadar institusi sosial menuju pengalaman pribadi dan kolektif yang kompleks. Dengan demikian, integrasi konsep Žižek dalam konteks perkawinan suku Dayak Randok menghasilkan pemahaman baru tentang hubungan interpersonal dan dinamika sosial dalam budaya yang kuat dan beragam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Budaya Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











