Arahan Pengembangan Alun-Alun Bondowoso Sebagai Ruang Terbuka Publik Berkualitas di Kabupaten Bondowoso

Authors

  • Zhahwanda Anasty Prassadewi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember
  • Nunung Nurng Hayati Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember
  • Ratih Novi Listyawati Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.36456/n0q8xv21

Keywords:

Arahan Pengembangan, Ruang Terbuka Publik, Ruang Terbuka Publik Berkualitas, Importance Performance Analysis

Abstract

Ruang terbuka publik dianggap berkualitas apabila masyarakat memanfaatkan dan memperoleh kepuasan setelah melakukan aktivitas di kawasan tersebut. Alun-alun Bondowoso merupakan salah satu bentuk ruang terbuka hijau publik yang dikelola oleh pemerintah Kabupaten Bondowoso. Namun, keberadaan alun-alun tersebut masih terdapat keterbatasan dalam memnuhi kegiatan masyarakat. Terdapat permasalahan diantaranya adalah tidak terdapat daya tarik baru serta perawatan fasilitas masih dinilai kurang. Dilakukannya penelitian ini agar mengetahui kondisi eksisting serta mengetahui tingkat kepentingan dan tingkat kinerja komponen kualitas berdasarkan persepsi pengunjung yang dapat digunakan untuk penetuan prioritas pengembangan. Tujuan penelitian ini dapat dicapai dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan Importance Performance Analysis. Hasil peneltian diperoleh bahwa Alun-alun Bondowoso dinyakatan berkualitas rendah dengan nilai tingkat kesesuaian 65,79% . Pada akhir analisis terdapat 7 prioritas pengembangan yaitu terdapat di kuadran 1 analisis IPA. Prioritas pengembangan yang didapatkan menjadi fokus utama pengembangan Alun-alun Bondowoso sebagai ruang terbuka publik berkualitas.

References

Ovi, Nurbalqis, N. (2016). Arahan Perancangan Taman Kota Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Ruang Publik di Kecamatan Kota Juang. Ruang, 2(3), 207–215.

Koesoemawati, D. J., and H. Sulistiyowati. (2018). "Analisis kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Jember dalam upaya menuju infrastruktur hijau kota." Prosiding Seminar Nasional Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI).Carr, S. (1992). Public Space. Cambridge University Press.

Siahaan, J. (2010) Ruang Publik: Antara Harapan dan Kenyataan. Jakarta: BPN

Nurul, A. H., Soewarni, I., & Yespensa Saya, T. (2022). Arahan Peningkatan Kualitas Ruang Terbuka Publik Pantai Wainitu Di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon Berdasarkan Persepsi Dan Preferensi Pengunjung

Nursanto, A. (2011). Analisa Taman Menteng Sebagai Taman Kota Berdasarkan Kriteria Kualitas Taman Jakarta Pusat. Jurnal Planesa, 2(1), 10–16.

Rahmiati, D. (2017). Kajian Elemen Pembentuk Ruang Kota pada Ruang Terbuka Publik Kota (Studi Kasus : Alun-alun Karanganyar). Ikraith Teknologi, 1(2), 1–8.

Carr, S. (1992). Public Space. Cambridge University Press.

Mandy, J. C., Yudono, A., & Akil, A. (2019). Persepsi Pengunjung terhadap Kualitas Ruang Terbuka Publik di Kota Makassar. 7(1), 211–222.

Carr, S. (1992). Public Space. Cambridge University Press.

Downloads

Published

2025-10-28