Persepsi Masyarakat terhadap Eksistensi Kampung Arab di Kawasan Pekojan, Jakarta: Pemetaan Perilaku dan Citra Kognitif
DOI:
https://doi.org/10.36456/nv9afd35Keywords:
Kampung Arab, Pekojan, pemetaan perilaku, pemetaan kognitif, citra kawasanAbstract
Kawasan Pekojan dikenal sebagai Kampung Arab sejak abad ke-18, dan ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Kota Tua Jakarta, namun identitasnya sebagai Kampung Arab semakin memudar dengan berkurangnya komunitas Arab serta meningkatnya bangunan modern yang tidak mencerminkan sejarah kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi eksistensi Kampung Arab berdasarkan persepsi masyarakat dan pengunjung melalui metode pemetaan perilaku (behavior mapping) kepada pengunjung kawasan dan pemetaan kognitif (legibility mapping) kepada masyarakat Pekojan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung mengasosiasikan kawasan ini dengan bangunan bersejarah, seperti Masjid An-Nawier dan Masjid Langgar Tinggi, dengan pergerakan terbatas di Jalan Pekojan Raya. Sementara itu, masyarakat masih mengenali keberadaan Kampung Arab, tetapi batasannya lebih kecil dibandingkan delineasi awal, yaitu hanya sekitar 3,67% dari total luas Zona Pekojan yang telah ditetapkan.
References
A. Hermawan, et al, “Kajian Permeability dan Imageability Kawasan Kota Tua Jakarta Zona Inti (Teori Kevin Lynch),” Jurnal Arsitektur Zonasi, vol.4, no. 2, 2021. Doi.Org/10.17509/Jaz.V4i2.31094
A. Aulia, et al, “Analisis Morfologi Kota Tua Jakarta Dengan Pendekatan Mahzab Conzenian,” Vitruvian, vol.11, no. 1, 2021. Doi: Dx.Doi.Org/10.22441/Vitruvian.2021.V11i1.006
R. A. Widowati, “Daya Tarik Wisata Kawasan Kota Tua Jakarta,” Skripsi. Universitas Sebelas Maret, 2018.
R. Parhani, Manajemen Pengelolaan Objek Wisata Kota Tua Jakarta Berbasis Masyarakat,” Skripsi. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 2016.
D. Sukmajati, “Foreign Tourist’s Behavior At Fatahillah Square Kota Tua, Jakarta, Indonesia,” Disertasi. Universiti Sains Malaysia, 2016.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, “Keputusan Gubernur No 36 Tahun 2014 Tentang Rencana Induk Kawasan Kotatua Jakarta,” 2014.
T. B. Jayanti, “Aksesibiltas dan karakteristik kawasan Pekojan Jakarta”. Karya Ilmiah Dosen. Universitas Tarumanegara, 2016.
A. Kurniadi and T. B. Utami, “Tipologi Fasad Bangunan Pada Penggal Jalan Permukiman Perkotaan Studi Kasus: Kampung Arab Pekojan, Jakarta Barat,” Vitruvian: Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan, vol.5, no.3, 2016.
A. Suprihatin, A. Antariksa, and C. Meidiana, “Pelestarian Lingkungan dan Bangunan Kuno di Kawasan Pekojan Jakarta,” Jurnal Tata Kota dan Daerah, vol.1, no.1, pp. 1-12, 2012.
(2016) Republika online website. [online]. Available: https://www.republika.co.id/berita/oapjv2282/perjuangan-umat-islam-dari-kampung-arab-pekojan
K. Widyawati, “Citra Kawasan Taman Kencana dalam Persepsi Masyarakat terhadap Ruang Kota Kolonial,” Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, vol.6, no.3, pp. 166-174, 2017.
T.A.S. Putri, “Kajian Elemen Pembentuk Citra Kota Untuk Memperkuat Identitas Pusat Kota Kediri,” Doctoral dissertation, Institut Teknologi Nasional Malang, 2022.
C. D. Hasanah, M. Al Fatih, W. M. Taufiq, and A. W. Purwantiasning, “Kajian Elemen Citra Kota Dalam Kawasan Kota Tua Zona Inti (Kevin Lynch),” PURWARUPA Jurnal Arsitektur, vol. 6, no. 2, pp. 17-24, 2022.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, “Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta”, 2022.
H. R. Agustapraja, “Studi Pemetaan Perilaku (Behavioral Mapping) Pejalan Kaki Pada Pedestrian Alun-Alun Kota Lamongan.” Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan, vol. 3, no. 1, 2018. Doi: 10.30736/Cvl.V3i1.220
W. Wahjoerini and Setioko, “Faktor-Faktor yang Menentukan Eksistensi Morfologi Kampung Pekojan Semarang sebagai Kampung Multi Etnis,” Jurnal Riptek, vol.13, no.1, pp.51-56, 2019.
R. P. Kurniasanti, “Penataan Kampung Etnis Dalam Upaya Memperkuat Sense Of Place (Studi Kasus : Kampung Arab, Kota Malang),” Tesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, 2018.
S. Endraswara, “Metodologi Penelitian Kebudayaan,” Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2006.
M. Zahnd, “Model Baru Perancangan Kota Yang Kontekstual, Kajian Tentang Kawasan Tradisional Di Kota Semarang Dan Yogjakarta, Suatu Potensi Perancangan Kota Yang Efektif,” Yogyakarta: Kanisius, 2008.
A. Ramadhani, “Penataan Taman Lansia Di Kota Surabaya Berdasarkan Karakteristik Kebutuhan Masyarakat Lanjut Usia,” Tesis. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2015.
R. Salerno, “Rethinking Kevin Lynch’s Lesson in Mapping Today’s City.” In Innovative Technologies in Urban Mapping, edited by A. Contin, P. Paolini, and R. Salerno, pp. 25–31. Cham: Springer International Publishing, 2014. https://doi.org/10.1007/978-3-319-03798-1_3.
A. Shahab, 1936-; I. Junaidi, “Saudagar Baghdad dari Betawi,” Jakarta: Penerbit Republika, 2004.










