Identifikasi Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Upaya Peningkatan Kunjungan Wisata Alam Pantai Torong Besi
DOI:
https://doi.org/10.36456/jpb.v1i2.3327Keywords:
Partisipasi Masyarakat, Pariwisata, Peningkatan KunjunganAbstract
Pantai Torong Besi Kabupaten Manggarai dikembangkan sebagai salah satu daerah tujuan wisata baik untuk nusantara maupun mancanegara karena memiliki daya tarik untuk memikat pengunjung. Objek wisata ini mempunyai keindahan alam seperti pantai dengan pasir putih yang indah dan alam dengan tekstur yang berbukit. Sehingga mempunyai potensi untuk dikembangkan yang sangat besar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasikan karakteristik wilayah kawasan wisata pantai dan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat terhadap kawasan wisata pantai Torong Besi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah wisata pantai Torong Besi sudah layak untuk dijalankan mengingat wisata pantai Torong Besi mempunyai daya tarik untuk menarik minat pengunjung yang terdiri dari beberapa objek Gua Maria, Gereja Tua dan pasir putih. Untuk aksesbilitas menuju Wisata Pantai Torong Besi sudah cukup baik. Namun ada beberapa yang belum memenuhi standar seperti kondisi jalan yang kurang baik, jarak terminal dengan lokasi objek wisata yang terlalu jauh, dan jumlah penujuk jalan yang masih terbatas. Fasilitas di Wisata Alam Pantai Torong Besi sudah memadai. Perlu adanya penambahan terkait jumlah hotel, restoran atau rumah makan di sekitar lokasi Wisata, dan perlunya perbaikan pada fasilitas toilet. Pelayanan tambahan di objek Wisata Alam Pantai Torong Besi belum tersedia, karena pengelolaanya masih bergantung kepada masyarakat. Upaya partisipasi yang dilakukan oleh masyarakat yaitu di dominasi citizen control sebesar 82%.
References
Badan Pusat Statistik (2020). Kecamatan Reok Dalam Angka
Bareto dan Giantari, (2015), Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Panas Di Desa Marobo, Kabupaten Bobonaro, Timor Leste”. Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.
Larasati, D. C. (2019). Partisipasi Masyarakat Dalam Mengembangkan Taman Posyandu Sri Rejeki di Kelurahan Kotalama Kecamatan Kedungkandang. Jurnal Reformasi. Vol. 9 No. hlm 55-65
Raharjana (2016), Konsep Pengembangan Kawasan Desa Wisata Di Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST),155-159. Diakses pada : http://seminar.bsi.ac.id/knist/indeks.php.knist/article
Riyani, E. (2018). Partispasi Masyarakat Dalam Pengembangan Obyek Wisata Alam Air Terjun Jumog Dan Dampak Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat (Studi Di Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah). Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
Suwena & Widyatmaja, (2017), Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Bali : Pustaka Larasan
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : CV. Alfabeta
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : CV. Alfabeta










