Kajian Penumbuhan Kawasan Strategis Tanjungsari Dan Pakunden Kota Blitar
DOI:
https://doi.org/10.36456/jpb.v3i1.6296Keywords:
daya tarik wisata, kawasan strategis, kampung kreatifAbstract
Sebagai kota dengan beragam daya tarik wisata, Kota Blitar menerima kunjungan wisatawan dari dalam Kota Blitar maupun luar Kota Blitar. Wisatawan dari luar Kota Blitar pada umumnya melewati Kelurahan Tanjungsari dan Pakunden sebagai pintu masuk ke Kota Blitar dari arah barat. Kedua kelurahan ini merupakan bagian dari BWP IV (RDTR BWP Kota Blitar 2017-2037) dan direncanakan untuk pengembangan agrowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokasi Kelurahan Tanjungsari dan Kecamatan Pakunden sebagai penunjang pariwisata di Kota Blitar dengan menggunakan metode deskriptif dan mengoptimalkannya menggunakan matriks Strenghts, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT). Berdasarkan hasil analisis, konsep pengembangan kawasan Kelurahan Tanjungsari dan Pakunden dapat direncanakan sebagai Kawasan Pendukung Kegiatan Pariwisata di Kota Blitar. Arahan pengembangan berikut dilakukan sesuai dengan rencana kegiatan pengembangan, antara lain mengembangkan konektivitas dengan daya tarik wisata utama di Kota Blitar, menumbuhkan showroom produk khas daerah, dan mengembangkan berbagai kegiatan pariwisata berbasis potensi daerah.
References
Abya H, Khalili M, Ebrahimi M, Movahed A (2015) Strategic planning for the tourism industry using SWOT and QSPM Management Science Letters 5(3) 295-300
Dewi M A, Iva R (2018) The barriers and strategy of Sota’s border tourism area development Jurnal Masyarakat, Kebudayaan dan Politik 31(4) 400-409
Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia 2018 Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan RTRW Provinsi, Kabupaten dan Kota
Presiden Republik Indonesia Tahun 2007 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
Pemerintah Daerah Kota Blitar 2011Tahun 2011 RTRW Kota Blitar Tahun 2011-2030
Pemerintah Daerah Kota BlitarTahun 2017 Rencana Induk Pembangunan Pawirisata Kota Blitar 2017-2025.
Nurhidayati, S E (2015) Studi evaluasi penerapan Community Based Tourism (CBT) sebagai pendukung agrowisata berkelanjutan Jurnal Masyarakat, Kebudayaan dan Politik 8(1) 1-10
Ruhanen L (2013) Local Government: Facilitator or inhibitor of sustainable tourism development? Journal of Sustainable Tourism 21(1) 80-98
Wang H, Li C, Zheng Y (2015) Space expression of industry status using GIS and SWOT analysis Wuhan University Journal of Natural Sciences 20(5) 445–454.
Wasike, Chrilukovian, Magothe TM, Kahi A K, Peter KJ (2011) Factors that influence the efficiency of beef and dairy cattle recording system in Kenya: A SWOT–AHP analysis Tropical animal health and production 43(1) 141–152










