Analisis Spatial Econometric Perilaku Pergerakan Masyarakat di Kota Makassar

Authors

  • irwan Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia
  • Isfa Sastrawati Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia
  • Suci Anugrah Yanti Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia
  • Sri Wahyuni Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia
  • Khairul Rafliansyah. S Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36456/zjnhhm43

Keywords:

Makassar, Geographic Weighted Regression, Pola Pergerakan, Spatial Econometric

Abstract

Makassar merupakan kota terbesar keempat di Indonesia. Saat ini Kota Makassar sedang menghadapi permasalahan berat di dalamnya adalah sistem transportasi. Salah satunya adalah kemacetan yang disebabkan oleh ketimpangan jaringan jalan dan jumlah pengguna kendaraan pribadi yang tidak terkendali. Setiap hari lebih dari 150.000 komuter masuk ke Makassar dan terus
tumbuh sekitar 5% per tahun (sumber: Bappeda Makassar), yang mana mereka berasal dari kabupaten sekitar kota Makassar.
Sebagai kota terbesar di Indonesia bagian timur dan salah satu kota terbesar, Makassar mempunyai pertumbuhan pergerakan transportasi tertinggi di luar Jakarta dan Surabaya. Kondisi inilah yang menjadi alasan utama dilakukannya penelitian ini untuk menjadi masukan bagi kajian dan penelitian mengenai perkembangan transportasi umum di Makassar. Model Regresi Tertimbang Geografis, yaitu jenis model statistik spasial yang menggunakan kumpulan data spasial sebagai data dasar untuk dianalisis. Model ini juga didasarkan pada model Regresi; Namun, model ini memiliki keunggulan pada hasil lokal di setiap fitur kumpulan data. Dalam penelitian ini kami menggunakan data GIS kecamatan. Hasil GWR menggambarkan hasil di setiap kecamatan dan membantu kita memahami model prediksi dan pola. skripsi ini akan mendapatkan referensi akademis kepada pemerintah kota Makassar dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengenai perilaku perjalanan di Makassar.

References

Jie Gao, Sylvia Y. He, Dick Ettema, Marco Helbich, Travel behavior changes due to life events: Longitudinal evidence from Dutch couple households, Transportation Research Part A: Policy and Practice, Volume 175,

, 103765, ISSN 0965-8564.

Sinziana I. Rasca, Karin Markvica, Benjamin Biesinger, Persona Design Methodology for Work-Commute

Travel Behaviour Using Latent Class Cluster Analysis, Multimodal Transportation, Volume 2, Issue 4, 2023,

,ISSN 2772-5863.

(Ben-Akiva, M., Walker, J., Bernardino, A. T., Gopinath, D. A., Morikawa, T., & Polydoropoulou, A. (2002). Integration of choice and latent variable models. In Perpetual Motion: Travel Behavior Research Opportunities and Application Challenges, Oxford, 431–470.

Ben-Akiva, M., & Bierlaire, M. (2002). Discrete Choice Methods and Their Applications to Short Term

Travel Decisions. In Handbook of transportation science. Kluwer Academic Publishers

Fedoseev, Golovnin, Mikheeva - 2017 - An approach for GIS-based transport infrastructure model synthesis on the basis of hyperspectral

Downloads

Published

2025-10-28