WORKSHOP PEMBUATAN MEDIA E-MAGAZINE DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS GENDER DI SDN DUKUH TENGAH, SIDOARJO

Authors

  • Feri Tirtoni 085733749037

DOI:

https://doi.org/10.36456/qxm8y789

Keywords:

Workshop, E-magazine gender, Pengabdian masyarakat

Abstract

Pengabdian masyarakat adalah wujud tridharma perguruan tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan akademik. Salah satu isu penting dalam dunia pendidikan yang membutuhkan perhatian adalah kesetaraan gender, terutama pada jenjang sekolah dasar. Media pembelajaran yang bias gender dapat membentuk pola pikir stereotip pada peserta didik jika tidak disadari oleh guru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai pembelajaran berbasis gender serta memberikan keterampilan praktis dalam merancang media e-magazine sebagai bahan ajar digital yang inklusif. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Juli 2025 di SDN Dukuh Tengah, Sidoarjo, dan melibatkan guru sekolah dasar dalam sesi sosialisasi dan praktik pembuatan media digital menggunakan Canva dan Flip-HTML seri 5. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru mengenai bias gender dalam pembelajaran serta kemampuan teknis menghasilkan e-magazine yang representatif dan sensitif gender. Peserta mampu memproduksi e-magazine bertema pembelajaran dengan konten dan visual yang adil gender. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan literasi digital dan pemahaman kesetaraan gender di lingkungan sekolah dasar

References

Arsyad, A. (2020). Media pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat. (2021). Panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jakarta: Kemdikbudristek.

Fakih, M. (2013). Analisis gender dan transformasi sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemdikbudristek.

Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner (8th ed.). New York: Routledge.

Mayer, R. E. (2014). The Cambridge handbook of multimedia learning (2nd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.

Prastowo, A. (2018). Sumber belajar dan pusat sumber belajar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Sadker, D., & Zittleman, K. (2009). Still failing at fairness: How gender bias cheats girls and boys in school and what we can do about it. New York: Scribner.

Sanjaya, W. (2019). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santrock, J. W. (2019). Educational psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualifikasi dan kualitas guru di era global. Jakarta: Erlangga.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. San Francisco: Jossey-Bass.

UNESCO. (2015). A guide for gender equality in teacher education policy and practices. Paris: UNESCO.

UNESCO. (2017). Education for gender equality: Global guidance for educators. Paris: UNESCO.

Widodo, A., & Jasmadi. (2020). Pengembangan media pembelajaran digital untuk meningkatkan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 120–128.

Published

2026-07-05