PENYUSUNAN BUKU SAKU TRANSISI PASCA SEKOLAH BAGI SISWA AUTISME DAN TUNAGRAHITA DI SLB C AUTISME NEGERI KEDUNG KANDANG MALANG
DOI:
https://doi.org/10.36456/penamas.vol10.no01.a10847Keywords:
Transisi Pasca Sekolah, Autisme, Tunagrahita, Pendidikan Khusus, Buku SakuAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyusun buku saku transisi pascasekolah bagi siswa autisme dan tunagrahita di SLB C Autisme Negeri Kedungkandang Malang. Program ini dilatar belakangi oleh belum tersedianya panduan sistematis bagi siswa berkebutuhan khusus dalam menghadapi transisi setelah menyelesaikan pendidikan khusus. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahap yaitu, (1) analisis kebutuhan, (2) penyusunan draf buku saku, (3) tahap validasi dan revisi, serta (4) sosialisasi kepada guru dan orang tua. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kolaborasi antara guru, dan orang tua menjadi faktor kunci keberhasilan penyusunan buku saku transisi pascasekolah. Buku saku yang dihasilkan dapat menjadi panduan praktis dalam menyiapkan siswa berkebutuhan khusus autisme dan tunagrahita menuju kemandirian di dunia kerja, pendidikan lanjutan, maupun kehidupan bermasyarakat. Selain menghasilkan buku saku, kegiatan ini juga menumbuhkan budaya reflektif antara sekolah dan orang tua mengenai pentingnya perencanaan transisi pascasekolah bagi siswa autisme dan tunagrahita.












