PELATIHAN SISTEM, TATA KELOLA KOPERASI, DAN MEKANISME PEMBAGIAN SHU PADA KOPSI FEB UNAIR
DOI:
https://doi.org/10.36456/penamas.vol10.no01.a11467Keywords:
Koperasi, Tata Kelola, shuAbstract
Kelompok studi perkoperasian (kopsi) mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis Unair merupakan wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuannya baik dibidang usaha maupun pengembangan diri menjadi pemimpin yang memiliki integrasi yang tinggi. Koperasi merupakan badan usaha bersama yang tujuannya untuk mendapatkan keuntungan meskipun tidak semata-mata, sehingga dalam mengelola usaha koperasi pengurus koperasi harus memahami sistem tata kelola koperasi yang baik sehingga usaha koperasi tersebut bisa berjalan dengan baik dan berkembang serta bisa menghasilkan shu (sisa hasil usaha) yang tentunya akan dibagikan ke anggota koperasi. Untuk itu baik pengurus maupun anggota Kopsi Unair mengikuti diklat dasar untuk meningkatkan pemahaman tentang Tata Kelola Koperasi dan mekanisme pembagian SHU. Hasil pelatihan ini menujukkan adanya peningkatan pemahaman dari para peserta yang diukur dari hasil pre dan posttest yang diberikan berupa kuesioner yang harus dijawab peserta melalui google form. peningkatan pemahaman yang signifikan, hal ini dibuktikan dari hasil scor saat pretest score dibawah 60 ada 10 mahasiswa namun hasil post-test sk dibawah 60 sudah tidak ada. Rata-rata score hasil dari pre-test ke post-test sebesar 28,66%. Adanya peningkatan pemahaman ini menunjukkan bahwa perlu diadakan pelatihan bagi pengurus koperasi secara rutin dan berkesinambungan di berbagai bidang agar kompetensi bertambah, sehingga pengurus kopsi ini terampil dalam mengelola usaha koperasinya.












