INOVASI PROSES PEMBUATAN OTAK-OTAK BANDENG SEBAGAI PRODUK UNGGULAN KABUPATEN GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.36456/penamas.vol3.no2.a2217Keywords:
mesin produksi, alat produksi, e-commerce, laporan keuangan, otak-otak bandengAbstract
Mitra pada pelaksanaan PKM ini adalah Industri Kecil dan Rumah Tangga (IKRT) otak-otak
bandeng berlokasi di jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik,
Provinsi Jawa Timur. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah meningkatkan keahlian dan
kompetensi SDM, proses produksi menjadi efektif dan efisien, jangkauan pemasaran lebih luas,
peningkatan produksi, produk lebih tahan lama, dan manajemen keuangan lebih baik. Sedangkan
indikator keberhasilan dalam pelaksanaan PKM adalah meningkatkan kesejahteraan,
meningkatkan daya saing produk, meningkatkan omzet penjualan, dan meningkatkan keterampilan
manajemen keuangan. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan Tim PKM dengan
Mitra terdapat beberapa identifikasi permasalahan yang dihadapi Mitra, yaitu: 1) Tidak
mempunyai peralatan yang digunakan dalam menghaluskan bumbu, sehingga dalam proses
penghalusan bumbu harus dibawa ke pasar untuk digiling/dihaluskan; 2) Proses pencampuran
bumbu dengan daging bandeng masih menggunakan tangan; 3) Produk hanya dialasi daun
pisang/kertas minyak, kemudian dimasukkan ke dalam kotak yang terbuat dari kertas karton,
sehingga mempengaruhi ketahanan/keawetan produk yaitu sekitar 3-4 hari; 4) Belum memiliki
media pemasaran on line. Penjualan yang dilakukan selama ini, hanya sebatas konsumen yang
datang ke toko nya; dan 5) Belum mengetahui cara membuat laporan keuangan yang benar.
Adapun solusi yang ditawarkan Tim PKM ke Mitra adalah sebagai berikut: 1) Pembuatan alat
penggiling/penghalus bumbu; 2) Pembuatan alat pencampur daging dan bumbu; 3) Membelikan
alat vacuum; 4) Pembuatan media pemasaran on line, yaitu E-Commerce; dan 5) Mengadakan
pelatihan pembuatan laporan keuangan.












