Efektivitas Metode DR Kawashima dalam Meningkatkan Kemampuan Matematika Anak Autis
DOI:
https://doi.org/10.36456/special.vol1.no2.a2652Keywords:
Metode DR Kawashima, Autis, Kemampuan MatematikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode DR Kawashima dalam meningkatkan kemampuan matematika anak penyandang autis. AutisĀ merupakan gangguan perkembangan pada anak yang menyebabkan kemampuan komunikasi dan sosialisasi anak terganggu. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah eksperimen. Karakteristik penelitian eksperimen dalam penelitian ini meliputi: manipulasi, pengendalian atau control, dan pengamatan. Desain kuantitatif yang akan digunakan dalam penelitian ini berupa desain penelitian eksperimenĀ The one-group pretest-posttest design. Pengujian yang digunakan dengan memakai uji t untuk sampel nonindependen dan uji beda t-test dengan sampel berhubungan SPSS. Hasil penelitian eksperimen ini mengungkapkan bahwa metode latihan otak DR Kawashima mampu meningkatkan kemampuan matematika siswa yang menyandang status autis. Hal ini bisa dilihat baik dengan perhitungan uji-t sampel nonindependen maupun uji beda t-test dengan sampel berhubungan SPSS, didapatkan bahwa hipotesis nol ditolak dan menerima hipotesis alternatif, dimana dinyatakan bahwa kedua kelompok berbeda secara signifikan.
Downloads
References
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dwidarti, U., Mampouw, Lygia, H. & Setyadi, D. (2019). Analisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi himpunan. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 315-322.
Fauzi, A., Waluya, B., & Masrukan. (2019). Pembelajaran matematika dengan pendekatan realistic mathematics education (RME) berbasis soal open-ended untuk meningkatkan komunikasi. Phenomenon, 9(1), 87-98.
Fraenkel, J.R., Wallen, N.E., & Hyun, H.H. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education. United States (New York): McGraw-Hill Companies. Inc.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatid dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Henderson, Stella vn Pettern. (1959). Introduction to Philosophy of Education. Chicago: The University of Chicago.
Irmawati, Rukli, & Bharllah. (2019). Pengembangan perangkat pembelajaran matematika menggunakan metode discovery learning berbasis grander di sekolah dasar. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2), 127-139.
Kawashima. (2009). Latih Otak Anda Lagi. Jakarta: Mitra Media.
Lestari, Karunia Eka & Yudhanegara, Mokhammad Ridwan. (2015). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.
Nugraheni, S.A. (2012). Menguak Belantara Autisme. Buletin Psikologi 20(1-2), 9-17.
Sadulloh, Uyoh. (2015). Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Yenni, & Sukmawati, R. (2019). Analisis kemampuan berpikir reflektif matematis berdasarkan minat belajar pada mata kuliah sruktur aljabar. Teorema: Teori dan Riset Matematika, 4(2), 75-82.
Yuharsono. (2018). Pengembangan perangkat pembelajaran aritmetika social dengan pendekatan matematika realistic dan model belajar kooperatif tipe stad. Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 1(2), 92-106.
Zakiah, N.e., Sunaryo, Y., & Amam, A. (2019). Implementasi pendekatan kontekstual pada model pembelajaran berbasis masalah berdasarkan langkah-langkah polya. Teorema: Teori dan Riset Matematika, 4(2), 111-120.




