Peningkatan Keberanian Murid dalam Melakukan Roll Belakang dengan Metode Pembelajaran Bertahap (Scaffolding) pada Siswa Kelas VIII K SMPN 6 Surabaya

Authors

  • Muhammad Zulfi Feriansyah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Naba’ Alief Ashshiddiqi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Nur’alim Hanifa Wijaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Nur Rizal Bayu Mattovani Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Rafly Ibrahim Al Ihsani Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Muhamad Abdur Rohman Azis Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Yandika Fefrian Rosmi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/j-stand.v7i1.11642

Keywords:

Scaffolding, Keberanian, Roll Belakang, PTK, Pendidikan Jasmani

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keberanian dan keterampilan siswa kelas VII K SMPN 6 Surabaya dalam melakukan gerakan roll belakang melalui penerapan model pembelajaran bertahap (scaffolding). Subjek penelitian berjumlah 34 siswa yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi, rubrik penilaian keterampilan, serta catatan lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi perkembangan keberanian dan keterampilan siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi pra-siklus tingkat keberanian siswa mencapai rata-rata 42,3 dan keterampilan roll belakang sebesar 38,6. Setelah penerapan scaffolding pada Siklus I, rata-rata keberanian meningkat menjadi 32,4% dengan ketuntasan belajar mencapai 75%. Namun, masih ditemukan hambatan berupa ketakutan terhadap posisi tubuh terbalik dan ketergantungan siswa terhadap bantuan fisik guru. Perbaikan tindakan pada Siklus II dilakukan melalui penguatan aktivitas pemanasan yang lebih terstruktur, latihan pernapasan, pemberian afirmasi positif, serta peningkatan intensitas latihan mandiri. Hasilnya, ketuntasan belajar meningkat menjadi 82,4%, rata-rata keberanian mencapai 84,6, dan rata-rata keterampilan roll belakang mencapai 85,2. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model scaffolding efektif dalam meningkatkan keberanian dan keterampilan siswa dalam pembelajaran senam lantai, khususnya pada materi roll belakang.

References

Amalia, R, en A Nugroho. 2021. “Analisis Tingkat Perceived Risk dan Kecemasan Siswa Perempuan dalam Pembelajaran Senam Lantai”. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan 9 (1): 78–85.

Aqib, Z. 2020. “Peran Kolaborator dan Validitas Data Kualitatif-Kuantitatif dalam Struktur Penelitian Tindakan Kelas”. Jurnal Pengembangan Pembelajaran 7 (3): 210–21.

Budiman, A, en E Saputra. 2024. “Hubungan Antara Self-Efficacy Berdasarkan Teori Bandura dengan Keberanian Siswa Melakukan Gerakan Roll Belakang”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani 8 (1): 88–97.

Fitriani, N. 2020. “Teori Konstruktivisme Vygotsky dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani: Aplikasi Konsep Zone of Proximal Development (ZPD)”. Jurnal Pedagogi Olahraga 6 (1): 19–28.

Gunawan, I, en A Y Pratama. 2022. “Penerapan Metode Scaffolding untuk Mengatasi Hambatan Psikologis dalam Pembelajaran Senam Lantai Guling ke Belakang”. Jurnal Keolahragaan 10 (3): 210–19.

Handayani, S. 2022. “Dampak Peer Modeling dan Sosial Dukungan Teman Sebaya Terhadap Iklim Kelas yang Positif dalam Pembelajaran Penjas”. Jurnal Wahana Pendidikan Jasmani 6 (2): 134–43.

Kurniawan, R. 2020. “Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani: Strategi dan Implementasi Praktis”. Jurnal Pendidikan Sereal Olahraga 8 (2): 167–75.

Lestari, P W. 2019. “Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Melalui Pendekatan Pembelajaran Bertahap (Scaffolding) Pada Materi Senam Lantai”. Jurnal Ilmiah Penjas 5 (2): 34–43.

Pratama, R A. 2021. “Peran Pengawasan dan Bantuan Fisik (Spotting) Guru dalam Pembelajaran Senam Lantai Untuk Meminimalisir Cedera Fisik Siswa”. Jurnal Olahraga Indera 4 (3): 215–23.

Sanjaya, W. 2021. “Analisis Siklus Refleksi dan Perencanaan Perbaikan Tindakan pada Penelitian Tindakan Kelas Model Kolaboratif”. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan 9 (2): 88–99.

Sari, D P, en S Utomo. 2022. “Penerapan Teknik Afirmasi Verbal dan Relaksasi Pernapasan untuk Mereduksi Kecemasan Siswa Saat Melakukan Aktivitas Fisik Berisiko”. Jurnal Psikologi Olahraga Indonesia 3 (1): 45–54.

Setiawan, A. 2023. “Modifikasi Sudut Kemiringan Matras Pembelajaran Guling Belakang untuk Siswa dengan Karakteristik Obesitas dan Overweight”. Jurnal Sportif 9 (2): 301–12.

Supriyadi. 2020. “Penggunaan Bidang Miring dalam Meningkatkan Keberanian dan Keterampilan Guling Belakang pada Pembelajaran Senam Lantai”. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga 5 (2): 145–52.

Wijaya, M A. 2021. “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Peer Spotting Terhadap Keterampilan Motorik dan Aspek Afektif Siswa dalam Senam Lantai”. Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi 7 (2): 102–11.

Wiriaatmadja, R. 2018. “Metode Penelitian Tindakan Kelas untuk Meningkatkan Kinerja Guru dan Dosen di Indonesia”. Jurnal Pedagogia 14 (2): 112–23.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Peningkatan Keberanian Murid dalam Melakukan Roll Belakang dengan Metode Pembelajaran Bertahap (Scaffolding) pada Siswa Kelas VIII K SMPN 6 Surabaya. (2026). STAND : Journal Sports Teaching and Development, 7(1), 169-180. https://doi.org/10.36456/j-stand.v7i1.11642