Survei Model Pembelajaran Daring Kombinasi Whatsapp Pada Materi Lari Estafet kelas VIII SMPN 1 KESAMBEN
DOI:
https://doi.org/10.36456/j-stand.v2i2.4509Keywords:
Pembelajaran, Lari Estafet, Daring, WhatappAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran daring kombinasi whatsapp mempunyai pengaruh terhadap hasil pembelajaran lari estafet siswa siswi SMPN 1 Kesamben kelas tujuh (VIII) dimasa pandemi covid 19. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk menggambarkan gejala, fenomena atau peristiwa tertentu (Sugiyono, 2007:11).. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik anlisis deskriptif kuantitatif dengan hasil skor persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator sikap memperoleh 72,2%, indikator teknik lari 61%, indikator pengetahuan 74,3%. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan siswa kelas tujuh (VIII) SMPN 1 Kesamben terhadap pembelajaran PJOK materi atletik lari estafet termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase rata – rata sebesar 69,1%.
References
Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta, Indonesia: PT Rineka Cipta
A. Widya. Muchammad Jumidar. 2004. Gerak-Gerak Dasar Atletik dalam Bermain. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Darin E. Hartley, Selling E-Learning, America Society For Traning and Development. 2001
Rohman, Arif. 2011. Memahami Pendidikan dan Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: CV Aswaja Pressindo
Samsudin. 2008. Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SMA / MA. Jakarta: Litera.
Saputra Yudha M. (2001). Pembelajaran Atletik di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta, Indonesia: Direktoral Jendral Olahraga
Sidik, Zafar Dikdik. (2010). Mengajar dan Melatih Atletik. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta

1.png)










