Penerapan Terapy Totok Saraf Penderita Stroke Pada Guru Olahraga
DOI:
https://doi.org/10.36456/j-stand.v3i2.8186Keywords:
Penerapan, Terapi Totok Saraf, Penderita StrokeAbstract
Berdasarkan dari analasis kebutuhan ditemukan sebuah studi kasus kejadian pada diri peneliti bahwa menjaga pola hidup sehat sangatlah penting. Pola hidup sehat yang teratur dan terjaga akan membuat tubuh tetap terjaga performa dan kualitas kebugaran tubuh seseorang. Kebugaran tubuh seseorang menurun disebabkan adanya pola hidup tidak sehat diantaranya pola istirahat tidak tertatur, pola asupan makanan kurang bergizi, merokok, stress karena tekanan pekerjaan. Dengan adanya contoh pola hidup tidak sehat tersebut bisa dengan tiba-tiba penyakit stroke datang ke tubuh seseorang Penyakit stroke tidak mengenal usia. Cara yang tepat untuk pemulihan penyakit stroke adalah dengan menggunakan pengobatan alternative totok saraf. Pengobatan ini sangatlah cocok bagi masyarakat atau seseorang yang gemar olahraga berkeinginan kesembuhan yang instan atau cepat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam yang dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif statistik deskriptif. Hasil temuan gambaran pengobatan totok saraf ini sangat dirasakan perkembangan dan perubahan hasil fungsi organ tubuh kembali bekerja secara normal. Bagian titik saraf yang diberikan totokan titik koordinat yang tepat membuat aliran darah bekerja secara lancer sehingga memori otak yang megalami penyumbatan bisa terurai dengan membuka pori-pori aliran darahReferences
Artanti, K. D., Martini, S., Widati, S., & Alminudin, M. (2020). Risk factor based on the type of stroke at RSUD Dr. Soetomo, surabaya, Indonesia. Indian Journal of Forensic Medicine and Toxicology, 14(1), 1379–1384. https://doi.org/10.37506/v14/il/2020/ijfmt/193104
Cahyono, S. D., Ernawati, H., & Nasriati, R. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Motivasi Menjalani Fisioterapi Pada Pasien Pasca Stroke Di Poli Syaraf Dan Fisioterapi Rsud Dr. Hardjono Ponorogo. Health Sciences Journal, 5(1), 44. https://doi.org/10.24269/hsj.v5i1.673
Kemenkes R.I. (2016). Kerja Nyata Sehatkan Indonesia. Biro Komunikasi Dan Pelayanan Masyarakat.
Lantu, C., Zaini, J., Aniwidyaningsih, W., Pulmonologi, D., & Respirasi, K. (2017). Complementary and Alternative Medicine (CAM) pada Kanker Paru. Arsip.Jurnalrespirologi.Org, 37(1).
Nanis, A. T. A., & Bakhtiar, R. (2020). Dislipidemia Dengan Riwayat Pengobatan Tradisional: Studi Kasus Dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga. Jurnal Kedokteran Mulawarman, 7(3), 34. https://doi.org/10.30872/j.ked.mulawarman.v7i3.4615
Purwandari, E., Pubianti, E., Sofiana, M., Nugroho, M. D., & Freddy, F. (2020). Terapi Berhenti Merokok dengan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Warta LPM, 23(2). https://doi.org/10.23917/warta.v23i2.9538
Puspitasari Ria. (2022). Pengertian Sehat Who. Inovatif, 8(1), 133–163. https://doi.org/10.55148/inovatif.v8i1.268
Sakinah, S., Ratu, J. M., & Weraman, P. (2020). Hubungan antara Karakteristik Demografi dan Pengetahuan dengan Self Management Hipertensi Pada Masyarakat Suku Timor: Penelitian Cross sectional. Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES” (Journal of Health Research “Forikes Voice”), 11(3), 245. https://doi.org/10.33846/sf11305
Sarinastiti, R., Fajriyanto, A. N., Prabumukti, D. R., Insani, M. K., & Kunci, K. (2018). Analisis Pengetahuan Perilaku Hidup Sehat dan Pemanfaatan Puskesmas (Analysis of Healthy Life Behavior Knowledge and Utilization of Public Health Centers). Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8, 61–71.
Setiawan, P. A. (2020). Diagnosis Dan Tatalaksana Stroke Hemoragik. Jurnal Medika Utama, 02(01), 402–406.
Suyanto, S. (2019). Studi Deskriptif : Jenis Kelamin Dan Letak Lesi Pada Penderita Stroke. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 15(1), 31. https://doi.org/10.26753/jikk.v15i1.300
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Daru Cahyono, Harwanto, Ibut Priono Laksono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.png)










