ANALISIS PERBEDAAN SOCIAL PHYSIQUE ANXIETY PADA SISWA ADHD SEKOLAH LUAR BIASA DAN SEKOLAH INKLUSI KOTA BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.36456/j-stand.v5i2.9807Keywords:
Social Physique Anxiety, ADHD, Sekolah Luar Biasa, Sekolah Inklusi, Kota BandungAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan fisik sosial (Social Physique Anxiety) pada siswa ADHD di sekolah luar biasa (SLB) dan sekolah inklusi di Kota Bandung. fenomena pada kecemasan yang buruk dapat mengakibatkan berbagai masalah salah satunya penurunan kepercayaan diri, khusus nya anak ADHD yang sering mengalami penolakan sosial dan perundungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah siswa ADHD dari tiga sekolah inklusi dan tiga sekolah luar biasa. Sampel penelitian dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat kecemasan fisik sosial antara siswa di sekolah inklusi dan sekolah luar biasa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman dan penanganan kecemasan fisik sosial pada siswa ADHD.
References
Anak, P. (2024). Hipnoterapi Pada Penganiayaan Anak. Kekerasan Pada Anak Di Era Pandemi Covid-19, 129.
Anwar, M. F., & Indra, F. (2024). Komunikasi Nonverbal Guru Dalam Berinteraksi Dengan Siswa Di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Kota Binjai. Jurnal Jtik (Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi), 8(4), 922–929.
Bakhtiar, A. M. (2023). Analisis Perkembangan Sikap Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus Di Upt Sdn 263 Gresik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 1970–1982.
Gustia, N., & Fitriani, W. (2023). Pentingnya Keputusan Bijak: Sekolah Inklusi Atau Luar Biasa. Didaktik: Jurnal Ilmiah Pgsd Stkip Subang, 9(5), 4231–4244.
Jalal, N. M. (2024). Peran Peer Support Terhadap Academic Buoyancy Siswa. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(6), 2053–2062.
Manshur, M. (2019). Strategi Pembentukan Sikap Spiritual Siswa Berkebutuhan Khusus. Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, 143–144.
Mansur, H. (2019). Pendidikan Inklusif: Mewujudkan Pendidikan Untuk Semua.
Melani, M., Prastita, N. P. G., Putri, R. T. D., & Adnani, Q. E. S. (2024). Promosi Kesehatan Remaja Dengan Pendekatan Kipk.
Muhtar, T., & Lengkana, A. S. (2019). Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Adaptif. Upi Sumedang Press.
Nugraha, R. A., & Psi, S. (2020). Perilaku Prososial Dan Pengembangan Ketrampilan Sosial Siswa. Badan Penerbit Universitas Pancasakti Tegal.
Nur‘Azizah, N., Aziza, M., & Nadhil, Z. H. (2024). Strategi Dan Proses Pembelajaran Pai Di Slb A Yaketunis Yogyakarta. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(1), 74–81.
Prasetyo, T., & Dasnim, H. D. (2022). Pembelajaran Daring Pada Siswa Attention Deficit Hyperactivity Disorder (Adhd) Di Sekolah Dasar. El Midad: Jurnal Jurusan Pgmi, 14(1), 52–69.
Sofia Putri, H. (2023). Hubungan Antara Peran Kelompok Teman Sebaya Dengan Perilaku Bullying (Korban) Pada Remaja. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Subroto, D. E. (2023). Bab 3 Model-Model Pembelajaran Anak Usia Dini. Pendidikan Anak Usia Dini, 43.
Widya, R. (2023). Interaksi Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Inklusif.
Wulandari, P., & Safitri, D. (2024). Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Dan Kaitannya Dengan Interaksi Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 744–752.
Yuliani, S. R. (2021). Psikologi Dan Intervensi Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (Vol. 1). Ummpress.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Anisa Wahyu Saputri, Suherman Slamet, Mesa Rahmi Stephani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.png)










