PENGARUH PEMBERIAN AIR TAUGE DAN AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS NILAM (Pogestemon cablin Benth) SECARA IN VITRO

Authors

  • Sulistyowati Sulis Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Richad Pangesti Mahasiswa Biologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/stigma.vol8.no01.a193

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pemberian air tauge dan air kelapa sebagai pengganti zat pertumbuhan tanaman (ZPT) terhadap pertumbuhan tunas nilam (Pogestemon Cablin Benth). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, menyatakan bahwa kombinasi perlakuan air tauge dan air kelapa 0% : 0%, 3% : 10%, 6% : 10% dan 9% : 10% dengan 4 kali pengulangan. Analisis data menggunakan Anova kemudian dilanjutkan ke uji BNT dibantu menggunakan SPSS. Hasil uji Anova menunjukkn nilai P. (0,028) < 0,05 artinya ada perbedaan pertumbuhan tunas nilam(Pogestemon Cablin Benth) pada beberapa konsentrasi ekstrak air tauge dan air kelapa serta berpengaruh nyata pada perbedaan konsentrasi. Pada uji BNT menunjukkan bahwa ada perbedaan nyata pada setiap konsentrasi dan dengan menggunakan ekstrak air tauge dan air kelapa pada konsentrasi 3 % : 10 % sudah bisa mempercepat pertumbuhan tunas nilam(Pogestemon Cablin Benth).

Author Biography

  • Sulistyowati Sulis, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
    Biologi

References

Gardner F.P. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press. Jakarta.

Hadipoentyanti, E. 2000. Teknik Perbanyakan Benih secara Kultur Jaringan.

Haryadi dan Pamenang. 1983. Pengaruh sukrosa dan air kelapa pada kultur jaringan anggrek. Bul. Agron. 14(1): 4-8.

Hendaryono, D. P. 1994. Teknik Kultur Jaringan (Pengenalan dan Petunjuk Perbanyakan Tanaman Secara Vegetatif-Modern). Kanisius : Yogyakarta

Lestari, E.G., R. Purnamaningsih, dan S. Hutami. 1999. Perbanyakan mikro tanaman tangguh melalui kultur in vitro. Prosiding Ekspose Hasil Penelitian Bioteknologi Pertanian. Bogor.

ISSN 1412 - 1840

Lestari, Endang G. 2011. Peranan zat pengatur tumbuh dalam perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan. Bogor : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian

Pardal, S.J. 2002. Perkembangan penelitian regenerasi dan transformasi tanaman kedelai. Buletin AgroBiogen 5: 37-44.

Sandra, Edhi, Ir, Msi. 2012. Cara Mudah Memahami dan Menguasai Kultur Jaringan. Bogor : IPB Press Srilestari, R. 2005. Induksi embrio somatik kacang tanah

pada berbagai macam

Surachman, Dedi. 2011. Teknik Pemanfaatan Air Kelapa Untuk Perbanyakan Nilam Secara In Vitro. Bogor : Teknisi Litkayasa Lanjutan pada Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik

vitamin dan sukrosa. Ilmu Pertanian 12(1): 43- 45. http://agrisci.ugm.ac.id/vol.12_l/5.kacang_sriles tari.pdf.[18 Agustus 2010].

Winata, L. l987. Teknik Kultur Jaringan. PAU Bogor. 252 hlm.

Published

29-09-2016

Issue

Section

Artikel