PENGHILANGAN LIMBAH PESTISIDA TEBUKONAZOL DENGAN SISTEM FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN ENCENG GONDOK (Eichhornia Crassipes)
DOI:
https://doi.org/10.36456/stigma.vol8.no02.a215Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan tanaman enceng gondok dalam mengurangi kandungan tebukonazol pada air limbah dan untuk menemukan konsentrasi maksimal tebukonazol dalam air limbah yang dapat diolah dengan metode fitoremediasi menggunakan tanaman enceng gondok. Analisis kemampuan tanaman enceng gondok meremediasi tebukonazol dengan penyiapan reaktor sebagai media tanam dengan konsentrasi tebukonazol yang berbeda yakni 1,0 ppm, 1,5 ppm dan 2,0 ppm. Masing-masing reaktor ditanami enceng gondok dengan jumlah yang sama dan kriteria yang sama pula. Dalam 2 minggu pengamatan tersebut diperoleh data tentang keberhasilan tanaman enceng gondok dalam meremediasi tebukonazol yakni pada masing-masing reaktor tersebut secara keadaan fisiologis tanaman mengalami kelayuan yang disebabkan adanya proses fitoremediasi oleh enceng gondok. Selain itu, didapatkan data HPLC yg menunjukkan penurunan konsentrasi tebukonazol dengan diketahui persentase removalnya sebesar 15,3 %.References
Anonim. 2003. Fitoremediasi. Upaya Untuk Mengolah Air Limbah dengan Media Tanaman. Direktorat Perkotaan dan Tata Pedesaan. Departemen Permukiman dan Prasarana.
Bosshard, 1994. Tebuconazole, Federal Office of Public Health, Divison of Food Science. Schewerzebach, Switzerland.
Mitha Ratna, PJH. 2007. Fitoremediasi Air yang Tercemar Minyak Pelumas dengan Memanfaatkan Enceng Gondok ( Eicchornia crassipes). Tugas Akhir Teknik Lingkungan. ITS. Surabaya.
Uchi, 2006, Tugas Akhir, Tingkat Penurunan Kromium Total (Cr total) dari Limbah Cair Laboratorium Kualitas Lingkungan UII dengan Countructed Wetland Menggunakan Tanaman Enceng Gondok (Eichornia Craipe), Teknik Lingkungan, FTSP, UII, Yogyakarta.










