KECENDERUNGAN INTOLERANSI DAN PERAN PENDIDIKAN AGAMA DI SMA NEGERI YOGYAKARTA

Authors

  • Aniek Handajani Interreligious Studies Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada
  • Noorhaidi Hasan Fakultas Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Tabita Kartika Christiani Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana

DOI:

https://doi.org/10.36456/wahana.v71i2.2141

Keywords:

radikalisme, intoleransi, ajaran radikal, pendidikan agama

Abstract

ecenderungan intoleransi dan praktik Islamisme di sekolah. Akan tetapi studi tentang proses
radikalisasi dikalangan remaja sangat terbatas. Kami menyikapi masalah ini dengan menganalisa
kecenderungan intoleransi, meneliti pelaksanaan pendidikan agama di sekolah dan mengungkapkan
pergeseran kecenderungan intoleransi di kalangan siswa. Dengan memakai metode gabungan, studi
ini mengungkap tujuh faktor yang mempengaruhi perubahan kecenderungan intoleransi agama di
kalangan siswa yaitu: 1) para pemangku kepentingan merumuskan visi sekolah yang mendukung
toleransi beragama; 2) kebijakan sekolah yang mendukung pluralisme dan toleransi terhadap agama
lain di sekolah; 3) pemerintah dan pimpinan sekolah mengadakan pelatihan bagi para guru untuk
memberikan pengetahuan dalam rangka mengatasi paham radikal; 4) guru mengintegrasikan kearifan
lokal dalam bahan ajar mereka; 5) kegiatan siswa terutama Kerohanian Islam mengakomodasi
keberagaman dan mendukung toleransi terhadap berbagai agama, etnis, dan budaya; 6) pengawasan
terhadap buku dan materi dari internet yang mengandung doktrin radikal yang dilakukan oleh orang
tua dan guru; 7) melibatkan organisasi mainstream Islam dalam melawan ideologi radikal dan
memitigasi intoleransi di sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi kontribusi pendidikan
agama untuk mencegah intoleransi di sekolah.

Downloads

Published

2019-12-01

Issue

Section

vol71no2