Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bunga, Daun Dan Akar Kembang Sepatu (Hibiscus rosa sinensis) Terhadap Histologi Testis Mencit (Muss muscullus)
DOI:
https://doi.org/10.36456/wahana.v65i2.256Abstract
Kembang sepatu ( Hibiscus rosa sinensis) merupakan salah satu tanaman herbal. Pada bagian bunga memiliki kandungan flavonoid, pada bagian daun mengandung saponin dan flavonoid sedangkan pada bagian akar mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Senyawa flavonoid, saponin, dan tanin ini merupakan senyawa yang berfungsi sebagai antifertilitas untuk kaum pria. Hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh ekstrak bunga, daun, dan akar kembang sepatu ( Hibiscus rosa sinensis) terhadap histologi testis mencit ( Mus muscullus). Sampel penelitian ini adalah testis mencit sebanyak 27 ekor dengan berat badan 20-30 gram, berumur 2,5 bulan. Mencit di bagi 3 kelompok, masing-masing kelompok dibagi 3 perlakuan. Adapun perlakuan yang diberikan adalah ekstrak bunga, ekstrak daun, dan ekstrak akar kembang sepatu dengan konsentrasi 0mg/kg bb, 150 mg/kg bb dan 300 mg/kg bb. Pemberian ekstrak dilakukan 35 hari lamanya. Pada hari ke 37 mencit di bedah untuk diambil cauda testisnya untuk diamati histologi testis pada mencit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan acak kelompok (RAK). Pengamatan histologi testis mencit meliputi jumlah sel spermatogonia, sel spermatosit, sel spermatid, dan sel leydig dengan menggunakan mikroskop. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian (ANOVA) Satu arah. Hasil dari penelitian ini menujukkan ada pengaruh ekstrak bunga, daun, dan akar kembang sepatu terhadap jumlah sel spermatogonia (P<0,05), jumlah sel spermatosit (P<0,05), jumlah sel spermatid (P<0,05) dan jumlah sel leydig (P<0,05). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun dengan konsentrasi 300 mg/kg bb adalah perlakuan yang optimal dalam menurunkan jumlah sel spermatogonia, jumlah sel spermatosit, jumlah sel spermatid dan jumlah sel leydigReferences
Adimunca,N., 2006. Kemungkinan Pemanfaatan Ekstrak Buah Pare Sebagai Bahan Kontrasepsi Pria, Cermin dunia Kedokteran: 112:12-14
Anni, Nurliani, 2007. Penelusuran potensi antifertilitas kulit kayu durian (durio zibethinus murr) melalui skrining fitokimia. [Skripsi]. Banjarbaru : Jurusan Biologi, FMIPA, UNLAM Banjarbaru.
Depkes, 2006. 18 Jenis Tanaman Obat
Turunkan Kesuburan Pria. www.depkes.go.id.
Diunduh 28 November 2015
Depkes, RI, 2014, Situasi Upaya Kesehatan., http://www.depkes.go.id
Greenspan FS, Baxter JD. Endokrinologi
dasar & klinik, ed 4. Jakarta: EGC, 1998: 508
Herdiningrat, 2002. Gambaran Histologis
Testis Mencit (Mus musculus) yang Mendapat
Kombinasi Ekstrak Air Biji Pepaya (Carica
papaya L.) dan Testoteron Undekanoat (TU).
Sumatra Utara : Biologi, Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas
Sumarta Utara
Ilyas S., 2007., Azoospermia dan Pemulihan Melalui Regulasi Apoptosis sel spermatogenik Tikus (Rattus sp) pada penyuntukan kombinasi TU dan MPA, Disertasi, Program Doktor Ilmu Biomedik FKUI
Jannah., A., 2009. Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Pare (Momordica charantia L) terhadap proses spermatogenesis Mencit (Mus musculus), Skripsi: Jurusan Biologi Fakultas Sain dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Malang.
Johnson, M.H & B.J. Everitt, 1995. Essential Reproduction. 3rd ed. Blackwell Sci. Publ. Oxford.
Malik, Abd. 2012. Efek Ekstrak Terpurifikasi Kembang Sepatu pada Organ Aorta Tikus Terisolasi dan Penetapan Kadar Fenolik serta Flavonoid Totalnya. Yogyakarta: Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada.
Nandari, N., 2006., Pengaruh Pemberian Ekstrak Belimbing Wuluh (Averrhra bilimbi L.) Terhadap kadar Testosteron bebas dan libido tikus jantan Galur wistar, Tesis: Univ Diponegoro, Semarang.
Robinson, T. 1991. Kandungan Organic Tumbuhan Tinggi (Terjemahan Kosasih Padmawinata). Institut Teknologi Bandung.
Sukmaningsih, A.A,Sg.A, dkk. Gangguan spermatogenesis setelah pemberian monosodium glutamat pada mencit (mus musculus). [Skripsi]. Jimbaran : Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Udayana.
Susetyarini, Eko. 2012. Jumlah sel spermiogenesis tikus putih yang diberi tanin daun beluntas (pluchea indica) sebagai sumber belajar. [Skripsi]. Malang : Jurusan Biologi FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang.
Syahrum, 2004. Daya Hambat Perasan Daun
Sambiloto Terhadap Pertumbuhan Bakteri
Escherihia coli. Indonesia Medicus Veterinus
(2): 142-150
Winarno, Wien dan Sundari, Dian. 1997. Informasi Tanaman Obat untuk Kontrasepsi Tradisional. Cermin Dunia Kedokteran No. 120, 1997 25.Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI.
Yarnadi, Sari, P., Pujianto, D.A., Soeradi O., 2002, Pengaruh Penyuntikan Ekstrak biji Pepaya (Carica papaya L) terhadap konsentrasi spermatozoa dan keadaan sel spermatogenik tikus jantan (Rattus norvegius L)
Zenic, H. and E.D. Clegg, 1989. Assesment of Reproductive Toxicology : A Risk Assesment Approach. In : Principles and Method of Toxicology. 2nd Ed. Raven Press, Ltd. New York.







