Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Program BPJS Kesehatan Di Puskesmas Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik
DOI:
https://doi.org/10.36456/wahana.v65i2.258Abstract
Pelayanan publik merupakan gerbang utama reformasi birokrasi karena pelayanan publik adalah ruang dimana masyarakat dan aparatur Negara berinteraksi secara langsung. Pelayanan publik tidak akan berhasil dengan maksimal tanpa adanya dorongan dan partisipasi dari masyarakat, oleh karenanya salah satu dengan cara peningkatan kualitas pada pelayanan kesehatan melalu program BPJS Kesehatan. Dengan adanya pengadaan pelayanan BPJS Kesehatan yang maksimal diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pemenuhan pelayanan publik.Oleh karenanya, petugas dinas kesehatan atau pemerintah harus memahami dan bagaimana cara untuk mendorong masyarakat agar ikut berperan serta dan berpartisipasi dalam pengadaan program BPJS Kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi dan partisipasi masyarakat Balongpanggang terhadap pengadaan program BPJS Kesehatan di PUSKESMAS Kecamatan Balongpanggang. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan kualitatif. Data digali melalui wawancara, angket dan dokumentasi.Subyek penelitian terdiri dari masyarakat, orang yang berobat dipuskesmas menggunakan kartu BPJS Kesehatan, petugas atau perawat dan dokumen- dokumen lainnya. Untuk menjaga keabsahan data, digunakan teknik uji validitas, pengujian transfer beliti, pengujian depena belity dan pengujian confirmability. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan mengunakan teknik analisis deskriftif kualitatif. Dalam melakukan analisis data, peneliti melakukan reduksi data, penyaji data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dan interprestasi data. Data disimpulkan bahwa persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap pengadaan program BPJS Kesehatan di Puskesmas Balongpanggang cukup baik dalam proses pelaksanaan, pelayanan, respon dan partisipasi, Bentuk partisipasi adalah wujud dalam memberikan dukungan terhadap pelayanan yang lebih unggul lagi.References
Arimbi. 1993. Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan, Jakarta: Walhi.
Bagong Suyanto dan Sutinah. 2006. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana.
Buchari. 2011. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru- Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.
Chusnah, ummul. 2008. Evaluasi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan di SMA Negeri 1 Surakarta. Tesis Magister Pendidikan: Universitas Diponegoro Semarang.
Child-island.blogspot.com/2012/03/teori-partisipasi-masyarakat-menurt-html. Diakses tangal 12 februari 2013 jam 09.34 WIB.
Davidoff, LL. 1999. “Introduction To Psychologyâ€, alih bahasa Mari Juniati, Psikologi Suatu Pengantar Jilid I. Jakarta: Erlangga.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka.
http://id.wikipedia.org/wiki/Pelayanan_publik. Di akses tanggal 22 februari jam 12.55 WIB.
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi penelitian kualitatif edisi revisi. Bandung: Rosdakarya.
Suharsimi Arikunto.2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, Bandung: Alfabeta.
Sutopo, H.B. 1996. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: Jurusan Seni rupa
Fakultas Sastra UNS.
Soetrisno. 1995. Menuju Masyarakat Partisipasif. Yogyakarta: Penerbit Karnisius.
Teori dan konsep pelayanan publik beserta implementasinya . Oleh DR. H. Amin Ibrahim, Drs., MA.
Thoha, Miftah. Tanpa tahun. Birokrasi Pembangunan Desa Partisipasi Rakyat. Makalah Lepas.
Walgito, B. (2000). Psikologi sosial (suatu pengantar). Yogyakarta : Andi.







