Bahasa Indonesia Sebagai Identitas dan Cerminan Sportivitas dalam Olahraga
DOI:
https://doi.org/10.36456/e54ev007Abstract
Kajian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pendapat dan sikap mahasiswa terhadap fungsi Bahasa Indonesia dalam kegiatan keolahragaan, khususnya yang berhubungan dengan etika bertutur kata dan penggunaan kosakata dari bahasa asing, dan pembentukan karakter. Metode yang dipakai adalah kuantitatif deskriptif, di mana data diperoleh dari 131 mahasiswa terkait melalui kuesioner berskala Likert. Temuan dari analisis menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Indonesia sangat menentukan kelancaran berinteraksi dan bersinergi tim di lapangan, karena arahan pelatih dapat diserap lebih cepat dan akurat. Sebagian besar responden menolak keras praktik tutur kata yang provokatif atau trash talk, sebab hal itu dianggap merusak nilai-nilai sportivitas, memicu konflik, dan mengganggu konsentrasi pemain. Berbanding terbalik, ucapan yang santun dan bernada dukungan dipercaya mampu meningkatkan motivasi dan menciptakan atmosfer tim yang lebih positif. Walaupun istilah istilah teknis dari luar tetap dipakai, kejelasan penyampaian diutamakan agar komunikasi tidak terhambat. Dapat ditarik kesimpulan bahwa fungsi bahasa melampaui sekadar penyampai strategi; ia adalah pondasi penting untuk mempererat kebersamaan, menjaga kekompakan permainan, dan menguatkan citra karakter serta moralitas Indonesia dalam dunia olahraga.
Kata Kunci : Bahasa Nasional, Nilai Sportif, Interaksi Olahraga, Etika Komunikasi, Jati Diri Bangsa.












