Analisis Pemecahan Masalah Matematika Higher Order Thinking Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa

Authors

  • Ainun Maghfiroh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Author
  • Restu Ria Wantika Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.36456/buanamatematika.v10i2.2599

Keywords:

field dependent, field independent, pemecahan masalah Polya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah Higher Order Thinking yang ditinjau dari gaya kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan data hasil GEFT (Group Embedded Figure Test), data hasil penyelesaian soal – soal berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking) dan juga data hasil wawancara pada dua subjek siswa SMA Negeri 1 Taman. Dua subjek tersebut terdiri dari satu subjek dengan gaya kognitif field independent dan juga satu subjek dengan gaya kognitif field dependent. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan empat indikator pemecahan masalah Polya. Dari penelitian yang telah dilakukan menujukkan hasil penelitian sebagai berikut: (1) Siswa dengan gaya kognitif field independent dinyatakan mampu pada seluruh indikator pemecahan masalah Polya pada masalah matematika higher order thinking dengan tingkatan kognitif analyze (menganalisis), evaluate (mengevaluasi) dan create (menciptakan). (2) Siswa dengan gaya kognitif field dependent dinyatakan mampu pada seluruh indikator pemecahan masalah Polya pada masalah matematika higher order thinking dengan tingkatan kognitif analyze (menganalisis) dan create (menciptakan). Akan tetapi kurang mampu pada indikator merencanakan atau merancang strategi pemecahan masalah, indikator melaksanakan perhitungan serta indikator memeriksa kembali kebenaran hasil atau solusi pada tingkatan kognitif evaluate (mengevaluasi).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hadi, Sutarto dan Radiyatul. (2014). “Metode Pemecahan Masalah Menurut Polya Untuk Mengembangkan Kemampuan Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematis di Sekolah Menengah Pertama”. EDU-MAT Jurnal Pendidikan Matematika, Online Volume 2, Nomor 1, Pebruari 2014, https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php.edumat/article/view/603, diunduh pada 27 April 2019 pukul 21:16.

Husamah. (2018). Belajar & Pembelajaran. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Kuswana, W.S. (2011). Taksonomi Berpikir. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ngilawajan, Darma A. (2013). “Proses Berpikir Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Turunan Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent”. PEDAGOGIA, Online Vol.2, No. 1, Februari 2013:71-83, www.base-search.net, diunduh pada 1 Agustus 2019 pukul 3.40.

Nurrakhmi, Rizky.Z.F. (2014). “Profil Intuisi Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Turunan Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent”. MATHEdunesa Jurnal Pendidikan Matematika, Online Volume 3 No 3 Tahun 2014, www.base-search.net, diunduh pada 1 Agustus 2019 pukul 3:21 .

Rohimah, Iim dan Indah Nursuprinah. (2017). “Pengaruh Pemahaman Konsep Geometri Terhadap Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal – Soal Bidang Datar (Studi Kasus Kelas VII di SMP Negeri 1 Cidahu Kabupaten Kuningan)”. EduMa , Online https://www.neliti.com/id/publications/55137/pengaruh-pemahaman-konsep-geometri-terhadap-kemampuan-siswa-dalam-menyelesaikan Vol.5 No. 1 Juli 2016, ISSN 2086-3918, diunduh pada 27 Januari 2020 pukul 06:15.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sriyanto. (2017). Mengobarkan Api Matematika. Sukabumi: CV Jejak.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wena, Made. (2009). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Published

27-12-2020

Issue

Section

Artikel

How to Cite

Analisis Pemecahan Masalah Matematika Higher Order Thinking Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa. (2020). Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pendidikan Matematika, 10(2), 189-200. https://doi.org/10.36456/buanamatematika.v10i2.2599