Pengaruh Kebijakan Subsidi Pupuk dan Karakteristik Petani Terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Tembakau

Authors

  • Afsah Novita Sari Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang Author
  • Suwandri Nur Alif Author
  • Nisa Ayunda Author

DOI:

https://doi.org/10.36456/buanamatematika.v13i1.7434

Keywords:

Kesejahteraan Petani Tembakau, Subsidi Pupuk, Regresi Logistik Ordinal

Abstract

Farmer welfare is a condition of a farmer in a prosperous, healthy and peaceful condition without social jealousy in the community. However, this is difficult to materialize for farmers because of a number of factors, namely the ineffective and inefficient fertilizer subsidy policy with farm needs and the different characteristics of farmers in conducting farming.The purpose of this study was to analyze the level of welfare of tobacco farmers in Jombang Regency measured by the large farmer exchange rate (NTP) with several variables including the fertilizer subsidy policy variable, and the farmer characteristics variable.From statistical testing using ordinal logistic regression. The research data was obtained with 123 questionnaires distributed in Sawahan Hamlet Sumbergondang Village, Kabuh District, Jombang Regency.From the partial test, it was explained that the variables which were made into research did not significantly influence the farmer exchange rate (NTP). The results of the coefficient of determination show the results of the coefficient of determination Nagelkerke of 0.900 or 90.0%. It means that the independent variable (fertilizer subsidy policy, and the characteristics of farmers) affects the farmer exchange rate (NTP) of 90.0% while 10.0% is influenced by other factors not included in this research variable.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi WN. (2010). Identifikasi karakteristik rumah tangga miskin di Kabupaten Padang Pariaman. Univeristas Andalas: unand.ac.id/20447/1 Diakses Januari 2017.

Agunggunanto EY. (2011). Analisis kemiskinan dan pendapatan keluarga nelayan kasus di Kecamatan Wedung Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Indonesia. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 50-58.

Andini NK, Nilakusmawati DPE, Susilawati M. (2013). Faktor-faktor yang memengaruhi penduduk lanjut usia masih bekerja. Piramida Jurnal Kependudukan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. 44-49.

Arlia Renaswari Nirmala, N. H. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan di Kabupaten Jombang. habitat, 66-71.

Budhiasa, I. W. (2017). Analisis Tingkat Kesejahteraan Petani Di Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan. Piramida , 87-96.

Budiartiningsih R, Maulida Y, Taryono. (2010). Faktor-Faktor yang mempengaruhi peningkatan pendapatan keluarga petani melalui sektor informal di Desa Kedaburapat,Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Bengkalis. Jurnal Ekonomi, 79-93.

Fadholi, H. (1990). Ilmu Usahatani. Bogor: ITB.

Fitriatien, S. R. (2017). Pengantar Statistika Untuk Penelitian: Suatu Kajian. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan.

Indah Novita Dewi, San Afri Awang,Wahyu Andayani & Priyono Suryanto. (2018). Karakteristik Petani dan Kontribusi Hutan Kemasyarakatan (HKm)Terhadap Pendapatan Petani di Kulon Progo. Jurnal Ilmu Kesehatan , 86-96.

Mantra IB. (2004). Demografi Umum . Yogyakarta: Pustaka Pelajar .

Manyamsari I, Mujiburrahmad. (2014). Karakteristik Petani dan hubungannya dengan kompetensi petani lahan Sempit. Argesip, 58-74.

Mislini. (2006). Analisis Jaringan Komunikasi pada Kelompok Swadaya Masyarakat.Kasus KSM di Desa Taman Sari Kabupaten Bogor,Provinsi Jawa Barat . Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Mubyarto. (1979). Pengantar ekonomi pertanian. Jakarta: LP3ES.

Program Pasca Sarjana Manajemen dan Bisnis IPB Subdirektorat Analisis Statistik BPS RI. (2013). Analisis Kebijakan Pertanian Indonesia Implementasi dan Dampak Terhadap Kesejahteraan Petani dari Perspektif Sensus Pertanian. jakarta: Badan Pusat Statistik.

Rachmat, M. (2013). Nilai Tukar Petani: Konsep, Pengukuran Dan Relevansinya Sebagai Indikator Kesejahteraan Petani. Forum Penelitian Agro Ekonomi. Bogor: Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Soehardjo Dan Patong,D. (1999). Sendi-Sendi Proyek Ilmu Usaha Tani. Bogor: Departemen Ilmu-Ilmu Sosial .

Statistik, B. P. (2018). Jombang dalam angka 2019. Jombang : BPS.

Statitik, B. P. (2018). Kecamatan Kabuh Dalam Angka 2019. Jombang: BPS.

sugioyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan . Bandung : Alfabeta.

Suratiyah K. (2001). Pekerjaan luar usahatani (Kasus rumah tangga petani gurem di Jawa). Agro Ekonomi 8, 65-72.

Undang-Undang Republik Indonesia No 11. (2009). Kesejahteraan Sosial .

Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003. (n.d.). Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang Republik Indonesia nomor 52 tahun 2009. (n.d.). Perkembangan kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

wahed, m. (2015). Pengaruh Luas Lahan,Produksi,Ketahanan Pangan dan Harga Gabah Terhadap Kesejahteraan Petani Padi di Kabupaten Pasuruan. jesp, 2086-1575.

Zain, Z. d. (2015). Analisis Regresi Logistik Ordinal Pada Prestasi Lulusan Mahasiswa di ITS Berbasis SKEM. Sains dan Seni, 2337-3520.

Downloads

Published

30-06-2023

Issue

Section

Artikel

How to Cite

Pengaruh Kebijakan Subsidi Pupuk dan Karakteristik Petani Terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani Tembakau. (2023). Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pendidikan Matematika, 13(1), 1-12. https://doi.org/10.36456/buanamatematika.v13i1.7434