Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Kedelai: Dampaknya terhadap Mutu Organoleptik Brownies Kukus
DOI:
https://doi.org/10.36456/2qwa9f37Keywords:
brownies kukus, tepung kedelai, organoleptik.Abstract
Penelitian ini bertujuan 1). Mengetahui pengaruh penambahan tepung kedelai terhadap hasil jadi produk brownies kukus ditinjau dari uji organoleptic meliputi tekstur dan rasa, daya terima. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan lima perlakuan konsentrasi tepung kedelai, yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, 100% dari jumlah tepung kedelai yang digunakan dalam resep standar.Data diperoleh melalui uji organoleptik oleh panelis terhadap dua parameter: rasa dan tekstur Selain itu, dilakukan uji daya terima untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap produk. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap masing-masing parameter yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). substitusi tepung kedelai memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas sensori produk. Formulasi dengan 100% tepung kedelai menghasilkan nilai rata-rata tertinggi pada aspek rasa (3,16), tekstur (2,90), dan tingkat kesukaan (3,33), menunjukkan peningkatan mutu organoleptik secara keseluruhan. Selain meningkatkan cita rasa dan tekstur, penambahan tepung kedelai juga meningkatkan nilai gizi brownies karena kandungan proteinnya yang tinggi. Penelitian ini mendukung pemanfaatan bahan pangan lokal seperti kedelai sebagai alternatif pengganti tepung terigu, yang dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan pengembangan industri pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi inovasi produk pangan berbasis kedelai yang lebih variatif dan bernilai tambah
References
Amin M, S. C. (2020). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine Max L) terhadap Pemberian Kompos Jerami Padi dan Vermikompos pada Tanah Sub Soil Ultisol. Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian, 8(1), 23–30.
Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Dahana, W. d. (2010). Meraup Untung Sari Olahan Kedelai. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.
Deny Utomo dan Devi Putri Muslimah. (2022). Pengaruh penambahan tepung kedelai (Glycine max) dan kopi bubuk robusta terhadap sifat kimia dan organoleptik brownies, Volume 13 No. 2 Halaman 242-252.
Evawati, D. (2003). Pengaruh penambahan tepung kedelai dan tepung kacang hijau terhadap kandungan protein dan serat beras jagung instan: Penelitian eksperimental laboratoris (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Febriani, L. G. (2021). Review: Pengaruh Jenis Media Tanam terhadap Pertumbuhan Tanaman.Bioeksperimen:JurnalPenelitianBiologi, https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v7i2.10902 , 7(2), 93–104.
Herlina Dwi Nuresa. (2022). QUALITY NON-GLUTEN FLOUR AS A SUBSTITUTE FOR WHEAT FLOUR IN MAKING STEAMED BROWNIES , Vol 1 No 1.
Hidiarti & Srimiati. (2019). Pemanfaatan Tepung Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca linn) dalam Pembuatan Brownies, Vol. 1 No. 1.
Joe, W. (2011). 101++ Keajaiban khasiat kedelai. Yogyakarta: Andi.
Karyanto, Y., & Lutviana, N. (2024). DAYA TERIMA MASYARAKAT TERHADAP HASIL JADI ROLADE AYAM DENGAN PENAMBHANAN DAUN SINGKONG. Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(10), 1056-1079.
Karyanto, Y., Purwanti, K. A., & Firmansyah, M. A. (2024). PENGARUH PENAMBAHAN KEMBANG KOL PADA PATTY DAGING SAPI DITINJAU DARI UJI ORGANOLEPTIK. BUGARIS, 1(1), 138-145.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 BUGARIS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




