Implementasi Sistem Pencatatan dan Pelaporan Keuangan yang Transparan untuk Mendukung Tata Kelola di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
DOI:
https://doi.org/10.36456/ekobisabdimas.6.2.10884Keywords:
Transparansi, Akuntabiitas, Good Governance, Pelaporan Keuangan, Standar KeuanganAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pada pencatatan dan pelaporan keuangan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan dilaksanakan pada periode 15 Agustus hingga 15 September 2025, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik. Dampak pelatihan meliputi adanya peningkatan kualitas pencatatan keuangan yang lebih sistematis, terorganisir, dan mudah dipahami. Dalam hal transparansi, laporan keuangan yang dikategorikan dengan jelas lebih mudah dipahami oleh pihak internal maupun eksternal. Dari sisi akuntabilitas, perubahan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan membantu memastikan bahwa semua pembayaran dan pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan secara jelas. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa transparansi dalam pencatatan dan pelaporan keuangan dapat menjadi pondasi bagi pengembangan sistem informasi keuangan yang lebih terintegrasi di masa depan.References
Amelia, H. L., & Hidajat, S. (2025). Pengaruh Partisipasi, Transparansi dan Akuntabilitas terhadap Kinerja Keuangan Instansi Publik. Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi, 8(2), 562–573. https://doi.org/10.57178/atestasi.v8i2.1699
Costari, N., & Belinda, P. A. (2021). Pentingnya Implementasi Akuntansi Sektor Publik Dalam Suatu Instansi Pemerintahan. Jamanta: Jurnal Mahasiswa Akuntansi Unita, 1(1), 58–77.
Jati, B. P. (2019). Pengaruh penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Wahana: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 22(1), 1–14.
Karjuni, & Maani, D. (2009). Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pelayananan Publik. DEMOKRASI, 8(1).
Kewo, C. L., & Tanor, L. A. O. (2020). Apakah Good Government Governance dan Pengendalian Intern dapat Mempengaruhi Kualitas Akuntabilitas Laporan Keuangan Sektor Publik? Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar, 11(1), 930–935.
Manossoh, H. (2015). Implementasi sistem akuntansi pemerintahan dalam mewujudkan good government governance pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 15(5).
Marlena, V. (2018). Pengaruh Penerapan Standar Pelaporan Akuntansi Sektor Publik dan Pengawasan Kualitas Pelaporan Keuangan Terhadap Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Provinsi Bengkulu (Studi Kasus: BPKD, Inspektorat, DPMD dan DPRD di Provinsi Bengkulu). JAZ: Jurnal Akuntansi Unihaz, 1(2), 39–49.
Promika, A., & Astuti, B. (2024). LITERATUR REVIEW : PENTINGNYA LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan (JAKPT), 2(2), 646–654.
Purnama Sari, R., Setia Mulyani, C., & Setyo Budiarto, D. (2020). PENTINGNYA PENGENDALIAN INTERNAL UNTUK MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH. JRAMB, Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, UMB Yogyakarta, 6(1). www.bpk.go.id
Suherman, Kurniawan, T. L., & Syaifullah. (2025). Kebijakan Efisiensi Dalam Pengelolaan Anggaran Negara Indonesia Tahun 2025 Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Yang Berkeadilan, Transparansi, dan Akuntabilitas. Unizar Law Review, 8(1), 134–141. https://doi.org/10.36679/ulr.v8i1.97
Sulistiani, D. (2017). GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE MENUJU PEMERINTAHAN YANG BEBAS KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME (KKN). El-Muhasaba, 8(1).
Trisakti, F., Berliana, A. D. D., Bukhori, A., & Fitri, A. (2023). TRANSPARANSI DAN KEPENTINGAN UMUM. Jurnal DIALEKTIKA : Jurnal Ilmu Sosial, 19(1). http://jurnaldialektika.com






