Pelatihan Pembukuan Pada Industri Rumah Tangga di Desa Gedangan Sidoarjo

Penulis

  • Rina Fariana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Subakir Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Sigit Prihanto Utomo Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Noerchoidah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Didik Subijantoro Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/ekobisabdimas.5.2.9961

Kata Kunci:

Analisis Keuangan, Laporan Keuangan, pelaku usaha, UMKM

Abstrak

UMKM memiliki karakteristik yang khas, yakni kemampuan untuk berinovasi, fleksibilitas dalam merespons kebutuhan pasar, serta kedekatan dengan masyarakat lokal. Hal ini menjadikan UMKM lebih mudah beradaptasi dengan dinamika pasar, bahkan di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks. Meskipun demikian, sektor ini juga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti akses terbatas terhadap modal, keterbatasan dalam hal manajerial dan teknologi, serta persaingan yang semakin ketat di pasar lokal maupun internasional. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM adalah pengelolaan keuangan yang sering kali tidak terstruktur dengan baik, termasuk UMKM di Desa Gedangan Sidoarjo. Pemilik usaha masih mengalami kesulitan dalam memahami kondisi keuangan usahanya. Informasi tentang pendapatan, biaya, aset, dan kewajiban masih belum jelas, sehingga UMKM kesulitan mengelola cash flow (arus kas) dengan efisien. Operasional usaha mereka juga masih belum bisa berjalan lancar. Melalui kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM), FEB Universitas PGRI Adi Buana membantu UMKM di Desa Gedangan dalam hal pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan. Pada kegiatan ini diberikan pelatihan tentang cara mencatat dan mengelola transaksi keuangan secara efektif. UMKM juga diajarkan bagaimana cara menyusun laporan keuangan dasar, seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Pelatihan juga mencakup perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang, pengelolaan hutang, dan pengelolaan modal kerja. UMKM Desa Gedangan Sidoarjo yang mengikuti pelatihan menjadi lebih siap untuk menyusun laporan keuangan yang jelas dan terstruktur, yang dapat meningkatkan profesionalisme dan citra usaha mereka. Dengan laporan keuangan yang lebih baik, UMKM bisa lebih mudah memperoleh akses ke modal, memperluas pasar, dan berinovasi dalam bisnis mereka.

Biografi Penulis

  • Rina Fariana, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
    Dosen Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Kepala Laboratorium Bank Mini, Kepangkatan Tenaga Pengajar

Referensi

Anthony, R. N., & Govindarajan, V. (2007). Management Control Systems. McGraw-Hill.

Brigham, E. F., & Ehrhardt, M. C. (2016). Financial Management: Theory & Practice. Cengage Learning

Horngren, C. T., Sundem, G. L., & Elliott, J. A. (2009). Introduction to Financial Accounting. Pearson Education.

Ikatan Akuntan Indonesia ( IAI). (2020). Standar Akuntansi Keuangan. IAI

International Accounting Standards Board (IASB). (2021). International Financial Reporting Standards (IFRS). IASB

Schilling, R. J. (2017). Financial Accounting: A Global Perspective. McGraw-Hill Education.

Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, Indonesia.

Diterbitkan

2024-12-31

Terbitan

Bagian

Articles