Pelatihan Pembuatan Briket Dari Limbah Gergaji Kayu Untuk Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan

Penulis

  • Evi Aulia Rachma
  • Ninies Eryadini Universitas PGRI Adi Buana PSDKU Lamongan
  • Ratna Nurdiana Universitas PGRI Adi Buana PSDKU Lamongan
  • Yayuk Chayatun Machsunah Universitas PGRI Adi Buana PSDKU Lamongan
  • Sutarum Universitas PGRI Adi Buana PSDKU Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.36456/ekobisabdimas.5.2.9980

Kata Kunci:

Briket, Energi Alternatif, Motivasi Wirausaha

Abstrak

Limbah gergaji kayu yang tidak dimanfaatkan dapat berjamur dan mengganggu kesehatan. Padahal jika diolah dengan baik, limbah gergaji kayu dapat menjadi barang yang memiliki nilai guna. Penggunaan limbah kayu sebagai bahan bakar alternatif dapat diubah bentuknya menjadi briket arang (woodcharcoal) . Dengan dicampur dengan lem kanji, serbuk gergaji kayu bisa diolah menjadi briket. Briket adalah bahan bakar padat yang berasal dari sisa-sisa bahan organik yang telah mengalami proses pemampatan dengan daya tekan tertentu. Proses penbuatan briket adalah (1) pengumpulan limbah; (2) pengeringan; (3) pembakaran atau pengarangan; (4) penggilingan; (5) pencampuran dengan lem kanji atau tapioka; (6) pencetakan; dan (7) pengemasan. Briket memiliki peluang untuk usaha. Kegiatan pelatihan di desa Pangkatrejo ini dilakukan dengan metode ceramah dan demontrasi serta bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas dalam mengolah limbah kayu menjadi briket dan meningkatkan pemahaman serta motivasi warga untuk membuka peluang usaha melalui pengolahan briket sebagai bahan bakar alternatif.

Referensi

Evawati, D., Jannatin, S. Y., & Hidayatulloh, A. S. (2021). Pelatihan Pembuatan Briket Arang dari Hasil Pembakaran Sampah TPST di Desa Grogol Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Soeropati, 4(1), 64–72. https://doi.org/10.35891/js.v4i1.2957

Haslindah, A., Suradi, Hanafie, A., & Haslinah, A. (2022). Pemanfaatan Limbah Kayu Menjadi Briket Sebagai Energi Alternatif. Ash-Shahabah : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 34–43. https://doi.org/10.59638/ashabdimas.v1i1.528

Kasmir. (2014). Kewirausahaan. Rajawali Pers.

Putri, A., Supriyadi, A., & Hartono, R. (2020). Limbah Kayu Gergaji sebagai Masalah dan Peluang. Jurnal Lingkungan Hidup, 9(1), 56-63.

Sianturi, J., Rangkuti, S. D. H., Siregar, V. G. M., Purba, L. M., Gultom, D. M. H., & Gultom, T. (2021). Pemanfaatan Limbah Tempurung Kemiri (Aleurites Moluccana) Menjadi Briket Arang Di Desa Silimalombu. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, September, 228–234.

Sitoresmi, & Rifka Ayu. (2023). Briket adalah Bahan Bakar Padat Dari Limbah, Ketahui Definisi dan Manfaatnya. https://www.liputan6.com/hot/read/5242183/briket-adalah-bahan-bakar-padat-dari-limbah-ketahui-definisi-dan-manfaatnya

Triadi, A. A. A., Mulyanto, A. A., Joniarta, I. W., Wijana, M., & Nuarsa, I. M. (2022). Penerapan Teknologi Briket pada Pengusaha Arang Tempurung Kelapa Tradisional. Jurnal Karya Pengabdian, 4(1), 53–58. https://doi.org/10.29303/jkp.v4i1.121

Wahyudi, W., & Tanggasari, D. (2023). Uji karakteristik briket serbuk gergaji kayu jati dengan pencampuran ampas tebu berdasarkan jumlah variasi perekat (tepung beras ketan). Sultra Journal of Mechanical Engineering (SJME), 2(1), 17–28. https://doi.org/10.54297/sjme.v2i1.426

Yuniarti, S. (2013). Analisis Mutu Briket Tempurung kelapa pada berbagai variasi persentase perekat kanji. Skripsi. Universitas Negeri Makassar.

Diterbitkan

2024-12-31

Terbitan

Bagian

Articles