PENGARUH PERAN PENDAMPINGAN SUAMI TERHADAP PERCEPATAN PROSES PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI BPS KISWORO SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.36456/embrio.vol6.no.a1329Keywords:
Peran pendampingan suami, percepatan proses persalinanAbstract
Rasa nyeri selama persalinan kala I fase aktif menimbulkan rasa takut yang akan menimbulkan ketegangan vegetative pada otot-otot polos yang manifestasinya berupa kekakuan mulut rahim sehingga menghambat pembukaan cervix uteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendampingan suami terhadap percepatan proses persalinan kala I fase aktif di BPS Kisworo Surabaya.
Desain penelitian menggunakan “Guesi exsperimentalÂâ€, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Populasi penelitian adalah semua ibu bersalin di BPS Kisworo Surabaya pada bulan September 2014 sampai Januari 2015 sejumlah 72 orang. Sampel penelitian adalah sebagian ibu bersalin sejumlah 30 orang yang terbagi 15 orang didampingi suami dan 15 orang tidak didampingi suami. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar partograf.
Analisa data menggunakan uji statistik independent sample t-test untuk mengetahui pengaruh pendampingan suami terhadap percepatan kala I fase aktif dilakukan tabulasi silang dan analisanya menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa percepatan kala I fase aktif pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, responden yang didampingi suami mengalami percepatan kala I fase aktif rata-rata 4,53 jam, sebaliknya responden yang tidak didampingi suami memerlukan waktu fase aktif rata-rata 7 jam. Selisih waktu dari 2 kelompok adalah : 2,47 jam.
Hasil analisa chi-square tentang pengaruh pendampingan suami terhadap percepatan kala I fase aktif menunjukkan bahwa 11 responden dengan peran pendampingan baik, semua mengalami percepatan, sedang 4 responden dengan peran pendampingan kurang baik hanya 1 responden yang mengalami fase aktif yang cepat.
Hasil analisa chi-square tentang pengaruh peran pendampingan suami terhadap percepatan kala I fase aktif didapatkan hasil : x2 hitung > x2 tabel, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan peran pendampingan suami terhadap percepatan kala I fase aktif..
Saran peneliti diharapkan bidan dapat memfasilitasi pentingnya peran pendampingan suami selama proses persalinan.
References
Ari Sulistyawati, Esti Nugrahaeni
(2010), Asuhan Kebidanan
Pada Ibu Bersalin,
Salemba Medika, Jakarta
Asrinah, 2010, Asuhan
Kebidanan Pada Masa
Persalinan, Yogyakarta :
Graha Ilmu
Budi Anna Keliat (1996),
Hubungan Terapeutik Perawat klien, EGC
Jakarta.
Dep. Kes. RI (2001), Asuhan
Persalinan Normal,
Jakarta.
Ida Bagus Gde Manuaba, (2010),
Ilmu Kebidanan Penyakit
Kandungan dan Keluarga
Berencana, EGC, Jakarta.
JNPR-KR, (2010), Asuhan
Persalinan Normal, JNPKKR,
Jakarta.
Hamilton, Persis Mary (1995),
Dasar-dasar Keperawatan
Maternitas, edisi
Indonesia, Penerbit EGC,
Jakarta.
Lowdermilk, Perry, Bobak,
(2004), Maternity Nursing,
Mosby, St. Louis.
Mander, R (2012), Nyeri
Persalinan, EGC, Jakarta.
Muhamad Zainuddin, (2000),
Metodologi Penelitian,
Jakarta.
Nursalam (2001), Pendekatan
Praktis Metodologi Riset
Keperawatan, CV. Sagung
Seto, Jakarta.
Noto Atmojo, Sukidjo (2010),
Metodologi Penelitian
Kesehatan, Rineka Cipta,
Jakarta.
Putra St. Setyawan (1996),
Pengaruh Latihan
Terhadap Variabel
Ketahanan Tubuh, Suatu
Pendekatan
Psikoneuroimmunologi,
Surabaya
Sarwono Prawiroharjo, 2006, Ilmu
Kebidanan, Jakarta : Bina
Pustaka Sarwono
Prawiroharjo
Yudha, dkk (2012), Teori
Pengukuran Nyeri & Nyeri
Persalinan, EGC,
Yogyakarta
M. Zainudin, (2000), Metodologi
Penelitian , EGC.
Jakarta




