Pelaksanaan atau Pengaruh Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Dalam Upaya Pencegahan Stunting dan Anemia Pada Ibu Hamil

Authors

  • Annisa Rosita Hafiizh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Rismawati Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • khodijah Riziq Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Hanif Rifqi Prasetyawan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/ssadax95

Keywords:

IEC, anaemia, stunting, pregnant women

Abstract

Pendahuluan: Standar batas maksimum Angka Kematian Ibu (AKI) yang telah ditetapkan adalah 70 dari 100.000 kelahiran hidup menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tetapi di Indonesia mencapai 189 dari 100.000 kelahiran hidup, faktor yang melatar belakangi AKI tinggi yaitu kondisi populasi khusus yakni bumil yang anemia dan BBLR penyebab stunting. Tetapi angka stunting di Indonesia menurun menjadi 21,6% menurut SSGI tahun 2022 pengetahuan dan sikap dari ibu hamil (bumil) dipengaruhi oleh adanya Konseling atau Komunikasi,Informasi dan Edukasi (KIE) Tujuan: untuk mengetahui pengaruh KIE terhadap upaya pencegahan stunting dan anemia pada bumil. Metode: kombinasi studi dengan hasil penelitian literature review tentang pengaruh KIE dalam pencegahan stunting dan anemia pada ibu hamil pada jurnal dan artikel penelitian di google scholar dari tahun 2016-2024 yang dianalisis secara kualitatif. Hasil: KIE atau konseling terhadap bumil didapatkan hasil perubahan signifikan berupa adanya upaya dari populasi tersebut untuk mencegah stunting, peningkatan status gizi, hingga penambahan ilmu atau informasi mengenai kepatuhan dan pencegahan anemia dengan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Pemberian konseling yang didukung dengan suatu media dapat mendukung tingkat pemahaman masyarakat dan membantu menambah wawasan dan kepatuhan mengonsumsi obat TTD pada bumil. Kesimpulan: dari tinjauan literatur hasil penelitian menunjukkan adanya efek pemberian KIE atau konseling pada bumil dalam meningkatkan wawasan dan upaya pencegahan stunting serta meningkatkan kepatuhan dalam mengonsumsi obat TTD untuk mencegah anemia. Tercapainya juga hasil positif tersebut menunjukkan hubungan baik antara tenaga kesehatan dengan masyarakat guna peningkatan kualitas hidup populasi khusus yakni ibu hamil bahwa populasi penelitian yang terdiri dari ibu hamil dengan atau tanpa kondisi anemia juga stunting ini sangat diperlukannya keterlibatan tenaga kesehatan khususnya kefarmasian dalam memberikan konseling, penyuluhan serta pengabdian baik dilakukan secara tatap muka (offline) atau media sosial (online) menggunakan media-media promosi kesehatan yang menarik seperti leaflet, video, poster, hingga stiker kartu pantau mandiri dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya bumil.

Kata kunci: KIE, Anemia, Stunting, Bumil

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Pelaksanaan atau Pengaruh Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Dalam Upaya Pencegahan Stunting dan Anemia Pada Ibu Hamil. (2026). FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi, 7(1), 14-24. https://doi.org/10.36456/ssadax95