TINGKAT KEPEKAAN SOSIAL SISWA SMK NEGERI 4 SEMARANG

Authors

  • Eunike Megawati Universitas PGRI Semarang
  • Yovitha Juliejantiningsih Univesitas PGRI Semarang
  • Hartoto Sutopo SMK Negeri 4 Semarang

DOI:

https://doi.org/10.36456/helper.vol41.no1.a8689

Keywords:

kepekaan sosial

Abstract

Kepekaan sosial merupakan suatu keterampilan sosial yang harus dimiliki remaja masa kini, keterampilan kepekaan sosial membantu remaja untuk dapat memberikan rekasi secara cepat dan tepat terhadap peristiwa yang terjadi di lingkungan sosialnya. Kepekaan sosial dapat melatih remaja untuk memiliki empati dan turut merasakan permasalahan yang sedang dialami orang lain, sehingga secara tidak langsung kepekaan sosial melatih individu dalam mengelola dan memunculkan emosi yang tepat sesuai dengan peristiwa yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui tingkat kepekaan sosial siswa kelas X Teknik Otomotif di SMK Negeri 4 Semarang, dengan menggunakan sampel jenuh sebanyak 108 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui skala kepekaan sosial dengan jumlah 24 butir pertanyaan yang dikembangkan berdasarkan aspek kepekaan sosial yang meliputi perspective of taking, fantasy, empathy concern, dan personal distress. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa tingkat kepekaan sosial siswa di SMK Negeri 4 Semarang berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 66,1 %, namun terdapat pula siswa yang memiliki kepekaan sosial tinggi dengan persentase 22,2% dan sebagian siswa memiliki kepekaan sosial rendah dengan persentase 16,7%.

References

Ananda, ikalevi desti oktaviani buti. (2019). Efektivitas Modifikasi Perilaku Teknik Positive Reinforcement Untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Siswa SMK Negeri 1 Yogyakarta. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 5(10), 806–813.

Çelik, E. (2016). Suppression effect of social awareness in the relationship between self-concealment and life satisfaction. Cogent Social Sciences, 2(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2016.1223391

Maelani, W. (2018). Kepedulian Sosial Aktivis Palang Merah Remaja (Studi Kasus Pada Pengurus Ekstrakulikuler PMR di MAN 2 Banyumas). (Jakarta: Kencana Prenada Media Group. http://repository.iainpurwokerto.ac.id/3679/1/COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Manullang, K. K. B. (2017). Pengaruh Intensitas Penggunaan Jejaring Sosial dan Kematangan Emosi Terhadap Kepedulian Sosial. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(4), 479–485. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v5i4.4465

Mueller-hanson, R. A., Swartout, E. C., Morewitz, C. L., Keil, C. T., Mcgonigle, T. P., Martin, C., Parish, C., & Morath, R. A. (2007). Social Awareness and Leader Influence : A Proposed Model and Training Intervention. Program, July, 77.

Nisa, H. (2019). Problematika Gotong Ryong dalam Arus Globalisasi menjadikan Masyarakat Individualis. https://doi.org/https://doi.org/10.31219/osf.io/vx7cj

Nurdiansyah, E. (2016). Improving social sensitivity in society with internalization value of multicultural education. Proceedings of the 2nd SULE – IC 2016, 269–284.

Pulakos, E. D., Schmitt, N., Dorsey, D. W., Arad, S., Hedge, J. W., & Borman, W. C. (2002). Predicting adaptive performance: Further tests of a model of adaptability. Human Performance, 15(4), 299–323. https://doi.org/10.1207/S15327043HUP1504_01

Santrock, J. W. (2003). Adolescence: Perkembangan Remaja (Edisi ke-6). Erlangga.

Sholeh, M. (2019). Mengembangkan Kecerdasan Sosial pada Mata Pelajaran Geografi Menghadapi Tantangan Global. https://doi.org/https://doi.org/10.31227/osf.io/stxpu

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

2024-02-28