TRANSFORMASI KURIKULUM PAUD: MENELUSURI PERUBAHAN KURIKULUM 1984 HINGGA KINI

TRANSFORMATION OF THE EARLY CHILDHOOD CURRICULUM: TRACING CHANGES IN THE CURRICULUM FROM 1984 TO THE PRESENT

Authors

  • LATHIPAH HASANAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • SAFIRA PERMATA HATI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • NURJAEMAH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • RIDZKYA ARIYANI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • SITI SARAH DUDE UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol7.no2.a10285

Keywords:

Transformation, Curriculum, ECE.

Abstract

The transformation of Early Childhood Education (ECE) curriculum in Indonesia is a long process that reflects adjustments to the changing times, the needs of learners, and shifts in national education policies. This study aims to trace the evolution of the ECE curriculum from the 1984 Curriculum to the currently implemented Merdeka Curriculum. The method used is a literature review by analyzing various scholarly sources and educational policy documents. The findings reveal that each curriculum carries its own approach, strengths, and challenges. The 1984 Curriculum emphasized active learning through the Active Student Learning Method (CBSA), while the 1994 Curriculum was more structural and academic in nature. The 2004 Curriculum introduced a competency-based approach, followed by the 2009 School-Based Curriculum (KTSP), which granted schools more autonomy to design their curriculum based on local contexts. The 2013 Curriculum adopted an integrative thematic approach and emphasized character education, aligning with 21st-century learning needs. The current Merdeka Curriculum focuses on differentiated learning, the reinforcement of the Pancasila Student Profile, and flexibility for teachers in planning learning activities according to children's needs and interests. However, its implementation in the field faces several challenges, such as unprepared educators, limited facilities and infrastructure, and unequal understanding of the curriculum’s core essence. Therefore, strong collaboration among the government, educators, and the community is crucial to realize an adaptive, contextual, and development-oriented ECE system that supports holistic and sustainable child development.

References

Al Maarif, M. F. (2023, November 16). Kurikulum Merdeka membawa 5 perubahan. BBPMP Provinsi Jawa Timur. https://bbpmpjatim.kemdikbud.go.id/site/detailpost/kurikulum-merdeka-membawa-5-perubahan

Ariyanti, T. (2016). Pentingnya pendidikan anak usia dini bagi tumbuh kembang anak: The importance of childhood education for child development. Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1).

Atikah, C. (2023). Kurikulum pembelajaran anak usia dini. Mitra Ilmu.

Aufa, A., Khairani, Y. D., Hasana, T. F., Daulay, F. A., Nst, N. F., & Harahap, A. O. (2024). Pengaruh perubahan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran di kelas V A SDN 101765 Bandar Setia. JPBB: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(3), 143–151. https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i3.3901

Burhan Nurgiyantoro. (2012). Pendidikan anak usia dini dalam perspektif kurikulum. Jurnal PAUD, 6(1), 1–10.

Depdikbud. (1984). Kurikulum 1984: Pedoman proses belajar mengajar mata pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Depdikbud. (1994). Kurikulum 1994: Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Depdikbud. (1994). Kurikulum 1994: Pendidikan Menengah Pedoman Umum Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar SMU. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Depdiknas. (2004). Pedoman umum pengembangan kurikulum pendidikan anak usia dini. Jakarta: Direktorat PAUD.

Depdiknas. (2008). Panduan pengembangan KTSP. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbudristek.

Evi Munastiwi. (2014). Dinamika kurikulum pendidikan anak usia dini di Indonesia. Yogyakarta: UNY Press.

Fadhila, Azzahra, F., Purba, K. N. E., Bahari, B., & Siregar, D. Y. (2023). Perkembangan kurikulum di Indonesia dan dampak perkembangannya terhadap kualitas pendidikan. Journal of Global Humanistic Studies, 2(1), 1–6.

Fitriani, N., & Afrilianti, D. (2025). Analisis kurikulum berbasis kompetensi (KBK)/Kurikulum 2004. Indonesian Journal on Education (IJoEd), 1(3), 222–227.

Hasan, S. (2013). Marliana, Anatomi kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah. Jurnal Al-Ibrah, 2(1), 60–87.

Hasibuan, J. J., & Moedjiono. (1995). Proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Haryati, L. F., Anar, A. P., & Ghufron, A. (2022). Menjawab tantangan era society 5.0 melalui inovasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(5), 5197–5202.

Hazhari, A. (2020). Meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui gerak dan lagu “Bernyanyi dengan riang”. Journal of Early Childhood Education (JoEE): Jurnal Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 30–40.

Hidayat, R., & Abdillah, A. (2019). Ilmu pendidikan: Konsep, teori dan aplikasinya.

Insani, F. D. (2019). Sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga saat ini. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(1), 43–64. https://doi.org/10.51226/assalam.v8i1.132

Jaya, H. N. (2017). Keterampilan dasar guru untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Didaktis: Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 17(1), 23–35. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/didaktis/article/view/1555/1275

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Kurikulum 2013 pendidikan anak usia dini. Jakarta: Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Panduan pembelajaran jarak jauh: Bagi guru selama sekolah tutup dan pandemi COVID-19 dengan semangat Merdeka Belajar. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Jenjang PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah. https://bpmpkaltara.kemdikbud.go.id/

Khaironi, M., & Yuliastri, N. (2017). Pendidikan moral pada anak usia dini. Jurnal Golden Age, 1(1), 1–15.

Kompas.com. (2012, November 28). Kurikulum baru dirancang karena KTSP dinilai tak efektif. https://edukasi.kompas.com

Laela. N. (2023). PENGELOLAAN KURIKULUM MERDEKA DI KB AL FAWWAZ. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 5. No. 2. https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol5.no2

Muqorobin, M. (2025, April 13). Tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka. KSPTK. https://kspstendik.dikdasmen.go.id/artikel/detail/tantangan-dalam-penerapan-kurikulum-merdeka

Mulyasa, E. (2009). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Sebuah panduan praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nursalim, A., Nofirman, N., Rais, R., & Ghazali, A. (2024). Transformasi kurikulum di Indonesia: Perkembangan terkini dan tantangan dalam menghadapi era artificial intelligence. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 8482–8491. https://j-innovative.org/index.php/Innovative

Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan. (2010). Evaluasi pelaksanaan KTSP. Jakarta: Balitbang Kemendikbud.

Rijal, F. (2018). Guru profesional dalam konsep Kurikulum 2013. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(2), 328. https://doi.org/10.22373/jm.v8i2.3235

Sagala, S. (2005). Konsep dan makna pembelajaran: Untuk membantu memecahkan problematika belajar dan mengajar. Bandung: Alfabeta.

Setiyadi, B. (2020). Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Khawzanah Pendidikan, 24(1), 173–184.

Setiyorini, S. R., & Setiawan, D. (2023). Perkembangan kurikulum terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.47134/jtp.v1i1.2

Slameto. (2015). Rasional dan elemen perubahan Kurikulum 2013. Scholaria, 5(1), 1–9.

Suparlan, P. (2001). Menuju pendidikan yang relevan dan bermutu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryani, Y., Khoirunnisa, D., & Sari, D. A. (2024). Kebijakan kurikulum PAUD Indonesia dari masa ke masa. JPMP: Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan, 1(2), 86–106.

Suyadi. (2012). Strategi pembelajaran PAUD. Yogyakarta: Pedagogia.

Tabrani, & Dkk. (2024). Manajemen pendidikan anak usia dini (Rika Ariyani, Ed.). Qriset Indonesia.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. San Francisco: Jossey-Bass.

Trisnawati, Gunawan, D., & Nongkeng, D. H. (2016). Perbandingan implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013 di SMAN 1 Sinjai Utara. Jurnal Mirai Management, 1(September), 1–9.

UNESCO. (2006). ECCE curriculum guidelines. Paris: UNESCO Publishing.

UNESCO. (2020). Global education monitoring report 2020: Inclusion and education – All means all. Paris: UNESCO Publishing.

UNESCO IIEP. (2011). Capacity development in curriculum implementation. Paris: UNESCO International Institute for Educational Planning.

Widya Ningsih. (2020). Merdeka belajar melalui empat pokok kebijakan baru di bidang pendidikan. Suara Guru Online. Diakses 30 Juli 2020 pukul 12.20 WIB.

Windayani, N. L. I., Dewi, N. W., Yuliantini, S., Widyasanti, N. P., Ariyana, I. K. S., Keban, Y. B., Mahartini, K. T., Dafiq, N., & Ayu, P. E. S. (2021). Teori dan aplikasi pendidikan anak usia dini. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Yunita, L., & Suryana, D. (2022). Pentingnya pengembangan kurikulum pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 12526–12532.

Downloads

Published

2025-12-30