MENGONSTRUKSI EMPATI : PERAN LEARNING SUPPORT DALAM KEGIATAN BERMAIN PERAN ANAK USIA DINI DI KELAS INKLUSI
Constructing Empathy: The Role of Learning Support in Early Childhood Role-Play Activities in Inclusive Classes
DOI:
https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol7.no1.a10497Keywords:
Early Childhood, Role Play, Inclusive Education, ConstructivismAbstract
This study explores constructivist-based learning strategies within inclusive early childhood classrooms through a qualitative approach grounded in literature review. The findings reveal that group-based role-playing activities, rooted in constructivist principles, not only address the individual needs of typically developing children, but also foster the development of prosocial behaviors. These behaviors enable typical children to serve as effective learning supports for their peers with special needs.
References
Alfiyah, S., & Martan, W. (2015). Validasi modul bermain peran “Aku Sayang Kawan” untuk meningkatkan pengetahuan perilaku prososial pada anak usia dini. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology, 1(2), 120–137. https://doi.org/10.xxxx/xxxxx
Allas, E., & Rahayu. (2023). Membangun karakter enterpreneur pada kelas inklusif (inklusi dan reguler) pendidikan anak usia dini. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sawerigading, 2(2), 61–75.
Agrippine Amahorseya, M. Z. F., & Mardliyah, S. (2023). Implikasi teori konstruktivisme Vygotsky dalam penerapan model pembelajaran kelompok dengan sudut pengaman di TK Anak Mandiri Surabaya. Journal Buah Hati, 10(1), 16–28. https://ejournal.bbg.ac.id/Buah%20hati
Auliah, R., Herlina, H., & Asti, A. S. W. (2024). Pengaruh metode bermain peran (role playing) terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5–6 tahun di TK Al-Fathan. Jurnal Buah Hati, 11(1). https://doi.org/10.46244/buahhati.v11i1.2662
Cici, S., & Supriadi. (2024). Inovasi dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 23–44. https://doi.org/10.37092/bouseik.v2i1.738
Dwi Siswoyo, dkk . (2007). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Darmiah. (2024). Model Role Playing Sebagai Strategi Pembelajaran Inklusif. JURNAL ILMIAH MAHASISWA, 2(1), 43–53. https://doi.org/10.22373/jim.v2i1.562
Kurnia, I. R., Damayanti, A., Sekarwangi, D. P., & Khoerunnissa, V. (2024). Peran guru dalam mendukung pembelajaran anak berkebutuhan khusus di kelas: Sebuah tinjauan literatur. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 10(4), 212.
Khairuddin. (2020). Pendidikan inklusif di lembaga pendidikan. Tazkiya, 9(1).
Lapanda, S., Sofia, A., & Drupadi, R. (2022). Hubungan empati dengan perilaku prososial anak usia dini. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1-7.
Madjid, N., Sufliati Romba, S., & Latief, F. (2024). Strategi guru dalam mendidik anak berkebutuhan khusus di TKIT Ummul Mu’minin Makassar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 317.
Latyshev, O. Y., & Kassem, N. I. I. (2020). The meaning of inclusion to a student with special learning needs. Extrability as a phenomenon of inclusive culture: formation of inclusive culture in organizations. — Yekaterinburg, 2020, 150-155.
Loka, N., & Putro, K. Z. (2022). Peran guru dalam meningkatkan kemampuan sosial anak berkebutuhan khusus melalui program inklusi. Golden Age, 6(1), 151–159. https://doi.org/10.29408/goldenage.v6i01.4623
Magdalena, M., Endayana, B., Pulungan, A. I., Maimunah, M., & Dalimunthe, N. D. (2021). Metode Penelitian: Untuk Penulisan Laporan Penelitian dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam. Buku Literasiologi.
Pratiwi, I. A., Herawati, J. C., Mikkael, R. H., Amelia, R., & Fadhila, S. N. (2023). Efektivitas metode bermain peran untuk meningkatkan sosial emosional pada anak berkebutuhan khusus (ABK) usia 6-8 tahun di SD Kupu-Kupu Jakarta Selatan. JUTEKBIDIK: Jurnal Teknologi, Bisnis & Pendidikan, 1(1), 93-101.
Muliyana, & Wardhana, K. E. (2022). Meningkatkan kemampuan berbahasa dengan bermain peran pada anak usia dini. BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 1(2).
Prasasti, S. E., Rosidah, L., & Atikah, C. (2024). Peran Daycare Bocah Emas dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Anak Usia 4-5 Tahun. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 79-84.
Roopnarine, J. L., & Johnson, J. E. (2011). Pendidikan anak usia dini: Dalam berbagai pendekatan (S. Narulita, Trans.). Kencana.
Sukmawati, N. T., Aulia, N. D., Nurhaliza, Hasanah, L., & Sari, A. K. D. (2024). Ragam model pembelajaran yang menyenangkan untuk anak usia dini. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 70-78.
Suparman,Atwi. 1997. Model-model Pembelajaran Interaktif. Jakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Lembaga Administrasi Negara.
Sari, A., Dahlan, R. A. N. T., Prayitno, Y., Siegers, W. H., Supiyanto, & Werdhani, A. S. (2023). Dasar-dasar metodologi penelitian. CV. Angkasa Pelangi.
Syaibani, R. 2012. Studi Kepustakaan, (Online), (http://repository.usu.ac.id/ bitstream, diakses 19 Mei 2023).
Wulandari, A., Safitri, S., & Farhurohman, O. (2024). Pentingnya guru dalam pendidikan inklusif yang kompetitif. Bina Edukasi, 17(1), 39–55. http://journal.binadarma.ac.id/index.php/jurnalbinaedukasi
Yusti, M., & Dewi, H. (2021). Studi Kepustakaan Mengenai Karakter Anak Usia Dini yang Dibentuk Melalui Permainan Tradisional Petak Umput. RECEP, 2(2), 105-112.














