THE EFFECT OF LELE DANCE MOVEMENT TRAINING ON THE KNOWLEDGE AND UNDERSTANDING OF LAMONGAN LOCAL CULTURAL WISDOM AMONG INDONESIAN IMMIGRANT CHILDREN

Pengaruh Pelatihan Gerak Tari Lele Terhadap Pengetahuan dan Pemahaman Kearifan Budaya Lokal Lamongan pada Anak Imigran Indonesia

Authors

  • Wasia Lauda Universitas Islam Lamongan, Indonesia
  • Diana Dwi Jayanti Universitas Islam Lamongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol8.no2.a11529

Keywords:

Lele Dance, Local Wisdom, Indonesian Immigrant Children

Abstract

This research was motivated by the lack of understanding among Indonesian immigrant children in Malaysia regarding their regional culture, especially the local cultural wisdom of Lamongan. One effort that can be made is through Lele Dance movement training as a medium for introducing local culture. This study aims to determine the effect of Lele Dance movement training on the knowledge and understanding of Lamongan local cultural wisdom among Indonesian immigrant children at Sanggar Bimbingan Jalan Kebun, Selangor, Malaysia. This research used a quantitative approach with a pre-experimental design using the one group pretest-posttest method. The research subjects consisted of 9 children. Data collection techniques used questionnaires and observation rubrics. Data analysis used descriptive statistics, normality tests, Wilcoxon Signed Rank Test, and N-Gain. The results showed that the significance value of the Wilcoxon test was 0.007 < 0.05, therefore H₀ was rejected and Hₐ was accepted. The N-Gain result of 0.8661 was categorized as high. The conclusion of this study indicates that Lele Dance movement training had a significant effect on improving the knowledge and understanding of Lamongan local cultural wisdom among Indonesian immigrant children.

References

Abdurrahman, M. (2012). Anak berkesulitan belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Amanda, R., Widyaningrum, A., & Wakhyudin, H. (2019). Ekstrakurikuler seni tari sebagai upaya pelestarian budaya lokal di SD Negeri Sawah Besar 02. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 6(2), 105–111. Diperoleh dari http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=2996794&val=27000&title=EKSTRAKURIKULER%20 SENI%20TARI%20SEBAGAI%20UPAYA%20PELESTARIAN%20BUDAYA%20LOKAL%20DI%20SD%20NEGERI%20SAWAH%20BESAR%2002. Diakses 20 Mei 2026.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Daniah. (2016). Kearifan lokal (kearifan lokal) sebagai dasar pendidikan karakter. Pionir: Jurnal Pendidikan. Diambil dari https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Pionir/article/view/3356. Diakses 20 Mei 2026.

EBSCO. (2024). Imigran anak-anak. Diperoleh dari https://www.ebsco.com/research-starters/social-sciences-and-humanities/child-immigrants. Diakses 20 Mei 2026.

Fadhilah, MN (2022). Nilai-nilai budaya lokal dalam pengembangan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 41–51.

Kadek, N., Rahmadani, A., Tasuah, N., Aen, R.A., Alianda, D., & Cahyaningrum, D.E. (2023). Implementasi pengenalan budaya lokal di sentra seni pada anak usia 4–6 tahun. Jurnal Obsesi, 7(5), 5359–5368.

Kurniawan, M.R.N., Dharen, H., Rajibah, S., & Syarief, A. (2024). Globalisasi: Krisis identitas dan bela negara pada generasi muda. Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(1).

Kumparan.com. (2025). Filosofi ikan lele yang menjadi simbol perjuangan dan adaptasi dalam tradisi lokal. Diambil dari https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/filosofi-ikan-lele-yang-jadi-simbol-perjuangan-dan-adaptasi-dalam-tradisi-lokal-24zr8neTN4C/full. Diakses 20 Mei 2026.

Nurdianto, I. (nd). Teori behavioristik dan implisitnya dalam pembelajaran. Diambil dari https://indranurdianto.gurusiana.id/indranurdianto/article/read/teori-behavioristik-dan-implikasinya-dalam-pembelajaran-2586144. Diakses 20 Mei 2026.

Rosala, D., & Budiman, A. (2020). Pembelajaran tari berbasis kearifan lokal: Mengajarkan karakter kepada anak melalui gerak. Mimbar Sekolah Dasar, 7(3). Diperoleh dari https://ejournal.upi.edu/index.php/mimbar/article/view/28185. Diakses 20 Mei 2026.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tanfidiyah, N. (2023). Implementasi PAUD berbasis budaya lokal di KB Among Siwi Dusun Pandes, Sewon, Bantul. Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 29–40. Diambil dari https://jurnal.umj.ac.id/index.php/YaaBunayya/article/view/19832. Diakses 20 Mei 2026.

Vygotsky, LS (1978). Pikiran dalam masyarakat: Perkembangan proses psikologis yang lebih tinggi. Cambridge, MA: Pers Universitas Harvard.

Wikipedia Bahasa Indonesia. (nd). Zona perkembangan proksimal. Diperoleh dari https://id.wikipedia.org/wiki/Lev_Vygotsky. Diakses pada 20 Mei 2026.

Downloads

Published

2026-08-19