PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BRAILLE PADA SISWA TUNANETRA DI KELAS DI TAMAN KANAK-KANAK SLB A YPAB SURABAYA

Authors

  • Lutfi Isni Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Muhammad Nurrohman Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Sambira Mambela Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/bp.vol15.no28.a2234

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran braille untuk siswa tunanetra pada kelas taman kanak-kanak pada ditinjau dari aspek pelaksanaan, metode pembelajaran yang digunakan, dan  hambatan yang dialami. Dalam penelitian ini subjek penelitian terdiri dari: guru kelas; siswa tunanetra Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Teknik Pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan dan menelaah seluruh data yang diperoleh kemudian mereduksi yakni dengan pemilihan, penyederhanaan, dan pemusatan perhatian pada hal yang menguatkan data yang diperoleh di lapangan. Kemudian dilakukan penyajian dengan cara mendeskripsikan dalam bentuk uraian/kalimat yang mudah dimengerti. Langkah terakhir adalah dengan melakukan verifikasi, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Dari hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) pelaksanaan pembelajaran braille di kelas taman kanak-kanak selalu diawali dengan latihan pengembangan motoric halus dan latihan dria taktual. Latihan pengembangan motorik dan latihan dria taktual ini bertujuan untuk melatih kesiapan anak dalam membaca dan menulis braille, (2) metode pembelajaran yang digunakan oleh guru ketika mengajarkan membaca dan menulis permulaan menggunakan berbagai macam metode, diantaranya metode ceramah, metrode drill, metode demonstrasi dan metode tanya jawab. Dalam memilih metode pembelajaran, guru seringkali menggunakan metode yang bervariasi, dengan menggunakan ketepatan penggunaan metode pembelajaran dengan karakteristik siswa tunanetra, (3) Hambatan yang biasa ditemui dalam pembelajaran membaca dan menulis braille permulaan ini adalah banyaknya materi yang harus disampaikan sedangkan alokasi waktu pembelajaran braille yang kurang, dan media pembelajaran braille yang tersedia kurang lengkap serta kurang bervariasi.

Author Biography

  • Lutfi Isni, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

    Dosen

References

Djuang, S. (2005). Potensi Anak Berkelainan Penglihatan. Departemen Pendidikan Nasional.

Jabar, P. N. (2017). Media Braille Pada Pembelajaran Piano Untuk Siswa Tunanetra di SMPLB-A (YPAB) Surabaya. Jurnal Pendidikan Sendratasik UNESA, 6(1).

Rudiyati, S. (2009). Latihan Kepekaan Dria Non Visual Bagi Anak Tunanetra Buta. Jurnal Pendidikan Khusus, 5(2).

Rudiyati, S. (2010). Pembelajaran Membaca dan Menulis Braille Permulaan Pada Anak Tunanetra. Jassi Anakku, 9(1), 57–75.

Sagala, S. (2011). Konsep dan Makna Pembelajaran. Alphabeta.

Sattria, R. (2012). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Braille Melalui Media Kartu Huruf Anak Tunanetra. 1(September), 320–331.

Widiyaningtyas, T., & Astuti, L. D. (2011). Aplikasi Media Pembelajaran Pengenalam Huruf Braille Berbasis Komputer. Seminar Electrical, Informatics and Education, A3-61-A3-64. http://elektro.um.ac.id/ceie/2011/assets/paper/National/Education/A3-9 - TRIYANNA_WIDIYANINGTYAS - APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN.pdf

Downloads

Published

14-02-2020

How to Cite

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BRAILLE PADA SISWA TUNANETRA DI KELAS DI TAMAN KANAK-KANAK SLB A YPAB SURABAYA. (2020). Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 15(28), 195-201. https://doi.org/10.36456/bp.vol15.no28.a2234