Pendidikan Politik Pada Pilkades Desa Masangan Wetan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020
DOI:
https://doi.org/10.36456/bp.vol17.no1.a3132Keywords:
Revitali, Pendidikan Politik, Politik Uang,, Pemilihan Kepala DesaAbstract
Abstrak
untuk mediskripsikan kegiatan pemberian dana pada Pilkades di Desa Masangan Wetan Sidoarjo dan memberikan penjelasan Resolusi untuk mengatasi fenomena maraknya politik uang pada Pilkades desa Masangan Wetan Sidoarjo
Tujuan Penelitian adalah untuk mendeskripsikan kegiatan pemberian dana Pilkades di Desa Masangan Wetan Sidoarjo, dan serta untuk menemukan resolusi untuk mengatasi fenomena maraknya politik uang yang pada Pilkades di Desa Masangan Wetan Sidoarjo.
Metode bersifat deskristif kualitatif, dalam hal ini informan penelitian adalah beberapa pemilih yang ada di Desa Masangan Wetan Sidoarjo dengan teknik pengumpulan data dipergunakan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen
Hasil penelitian dengan pendekatan yang didapat dalam menganalisis refitalisasi Pendidikan politik dalam Pilkades Desa Masangan Wetan Sidoarjo Tahun 2020 di Desa Masangan Wetan, dengan gerakan dusun anti money politik terbukti masyarakat desa Masangan Wetan secara riil mampu menurunkan angka politik uang secara drastis pada Pemilihan Kepala Desa
Simpulan dan implikasi penelitian ini adalah Pendidikan politik mampu meningkatkan kesadaran perilaku politik masyarakat melalui Kader-kadernya Pemerintah, Sekolah dan Partai Politik meskipun dengan sumber daya masyarakat (SDM) yang masih rendah
References
Alamsyah, M. N. (2011). Memahami perkembangan desa di indonesia. ACADEMICA Fisip Untad, 03(02), 647–660.
Almon, G. (1984). The civic culture : budaya politik tingkah laku politikdan demokrasi di lima negara. Bina Aksara.
Amanu, M. (2009). Politik Uang dalam Pemilihan Kepala Desa ( Studi Kasus di Desa Jatirejo Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri) Mohamad Amanu 105120101111019. Cendekia.
Ashaf, A. F. (2006). Pola Relasi Media, Negara, Dan Masyarakat: Teori Strukturasi Anthony Giddens Sebagai Alternatif. Sosiohumaniora, 8(2), 205–218. https://doi.org/10.24198/SOSIOHUMANIORA.V8I2.5371
Cholisin. (2018). KONSOLIDASI DEMOKRASI MELALUI PENGEMBANGAN KARAKIER KEWARGANEGARAAN. Cendekia.
Dwiputrianti, S. (2009). MEMAHAMI STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI Understanding the Strategy for Eradicating Corruption in the Case of Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi, 6(3), 256–281.https://doi.org/https://doi.org/10.31113/jia.v6i3.364
Fahmy, B. I. Z., & Abdullah, D. (2010). Korupsi Pemilu di Indonesia. Indonesian Corroption Woth.
Garnida, D., Mangkuprawira, S., Pasaribu, B., & Hermawan, A. (2011). Peran Kepemimpinan Kepala Daerah dalam Mewujudkan Sistem Ketahanan Nasional. In Jurnal Manajemen & Agribisnis (Vol. 8, Nomor 1, hal. 10–19).https://doi.org/10.17358/jma.8.1.10-19
Gumilang, G. S. (2016). Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling, 2(2). http://ejournal.stkipmpringsewu-lpg.ac.id/index.php/fokus/a
Gunawan, I. (2016). Metode Penelitian Kualitattif. Pendidikan, 27.
Halili. (2009). Praktik Politik Uang Dalam Pemilihan Kepala Desa ( Studi di Desa Pakandangan Barat Bluto Sumenep Madura. Jurnal Humaniora (Lemlit UNY), 14 Nomor 2(5), 255.
Hartanti, E. (2006). Tindak Pidana korupsi. Pustaka Pelajar.
Kantaprawira, R. (2015). Penguatan Lembaga Negara dalam sistem ketatanegraan Indonesia. Cendekia, 634.
Kreano, J. (2014). Keefektifan Strategi Pembelajaran React Pada Kemampuan Siswa Kelas VII Aspek Komunikasi Matematis. Keefektifan Strategi Pembelajaran React Pada Kemampuan Siswa Kelas VII Aspek Komunikasi
Matematis, 5(1), 91–98. https://doi.org/10.15294/kreano.v5i1.3282
Kurniasih, D. (2020). Pendidikan Politik Pemilih Muda Dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Bandung 2019. Indonesian Community Service and Empowerment (IComSE), 1(1), 16–21.https://doi.org/10.34010/icomse.v1i1.2791
Miriam Budiardjo. (2008). Dasar-dasar Ilmu Politik. Gramedia.
Pahlevi, M. E. T. P., & Amrurobbi, A. A. (2020). Pendidikan Politik dalam Pencegahan Politik Uang Melalui Gerakan Masyarakat Desa. Jurnal Antikorupsi Integritas, 6(1), 141–152.
Rahman, A. (2018). Konsep Dasar Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula. Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial, 10(1), 44–51.
Sanusi, A. R., & Darmawan, C. (2016). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN POLITIK DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN LINTAS BUDAYA PADA GENERASI MUDA DEMI MEWUJUDKAN BUDAYA POLITIK PANCASILA (Studi Deskriptif terhadap Organisasi Kepemudaan Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat). Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 25(1), 24. https://doi.org/10.17509/jpis.v25i1.3668
Sarnoto, A. Z. (2012). Konsepsi politik pendidikan di indonesia. 01(1), 30–40.
Sukmajati, E. A. dan M. (2013). Patronase dan Klientlisme dalam Politik Elektoral di Indonesia. polgov UGM, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Suryanti, dkk. (2008). Model-model Pembelajaran inovativ. Unesa Press.
Susanto, R. (2020). Peran Tokoh Agama kuasa elit politik dalam Pilkades 2017 di desa Tanjung Raja Selatan Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan ilir. Ampera : A Research journal on Politic and Islamic Cvilization, 1 No. 3 Ag, 238–253.
Susetyo, B. (2005). Politik Pendidikan Penguasa. LKIS.
Umar, M. (2015). Money Politic dalam Pemilu Perspektif Hukum Islam (Studi Analisis Keputusan Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama). At-Turas: Jurnal Studi Keislaman, 2(1), 102–135. https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/at-turas/article/view/170
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







Journal Template




: 





