Ecological Education as a Strategy for Optimizing Education Service Standards

Authors

  • Wulansari Vitaloka Institut Agama Islam Negeri Kerinci
  • Alrizka Hairi Dilfa Univesitas Negeri Semarang
  • Dwi Setyorini Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.36456/bp.vol18.no2.a5244

Keywords:

Pendidikan, Ekologi, SPM, tata kelola pedidikan

Abstract

The key to the progress of a nation is through education. The benchmark for the success of a good education system arrangement is when educational institutions make the National Education Standards an indicator of Quality and Educational Services. Therefore, the purpose of this article is to identify Education Ecology in improving educational service standards and implementation strategies in education through synergy with educational ecology. The research method used is descriptive with a literature review. The data obtained were collected through the literature related to content analysis. The accuracy of the study and preventing misinformation in data analysis is then carried out by triangulation between literature review and member checking. This study obtained information about the ecology of education to achieve the quality of Education Service Standards. Education Service Standards are basic services, which are public services containing a mandate that contains main points as signs or guidelines in the implementation of education. Ecology offers a conception of the MSS-Education implementation strategy through synergy between each component in the education ecosystem. In other words, the environment is an important consideration in optimizing the implementation of education in Indonesia.

Author Biographies

  • Wulansari Vitaloka, Institut Agama Islam Negeri Kerinci

    Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

  • Dwi Setyorini, Universitas Tadulako

    Program Studi Pendidikan Biologi

References

Adawiah, R. (2011). Standar Pelayanan Pendidikan di Kabupaten Balangan.

Ahmad, S., & Diah, M. (2020). Strategi Pencapaian Standar Layanan Pendidikan Nonformal Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Tahdzibi, 5(1), 49–56. https://doi.org/10.24853/tahdzibi.5.1.49-56

Anggraeni, T. D. (2014). Menciptakan Sistem Pelayanan Publik yang Baik: Strategi Reformasi Birokrasi dalam Pemberantasan Korupsi. Rechts Vinding, 3((3)).

As-sayyidi, N. (2016). Pendidikan Ekologi. Hikmatuna, 2(2), 183.

Choiri, M. M. (2017). Upaya Pemanfaatan Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar Anak. Refleksi Edukatika, 8(1).

Dilfa, A. H., Hartono, H., & Florentinus, T. S. (2020). Representation of Environmental Based Arts Education: A Case Study of Cultural Heritage Through The Balahak Performance in Siulak Mukai Kerinci Jambi. Catharsis: Journal of Arts Education, 9(2).

Fajarisma, A., & Adam, B. (2014). Analisis Implementasi Kebijakan Kurikulum Berbasis Lingkungan Hidup Pada Program Adiwiyata Mandiri di SDN Dinoyo 2 Malang. Jurnal Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan, 2(2), 166–173.

Fattah, N. (2000). Ekonomi dan Pembiayaan Pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Febrianshari, D., & dkk. (2018). Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Pembuatan Dompet Punch Zaman Now. JP2SD: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan SD, Volume 6,.

Karmanto, E. D. M., Makmur, M., & Hayat, A. (2015). Kebijakan Pengintegrasian Pendidikan Lingkungan Hidup pada Sekolah “Adiwiyata.” Jurnal Administrasi Publik (JAP), 3(12), 1981–1985.

Kaswadi. (2015). Paradigma Ekologi dalam Kajian Satra. Paramasastra, 2 (2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26740/parama.v2n2.p%25p

Permendikbud Nomor 32 Tahun 2018 Tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Pendidikan, (2018).

Kharismawati, S. A. (2022). Parental Involvement in the Learning Process During the Covid-19 Pandemic At SDN Remo. Buana Pendidikan, VOL. 18 NO. https://doi.org/https://doi.org/10.36456/bp.vol18.no1.a4962

Khasanah, N. R., & Fanani, A. (2020). Pengaruh Crossword Puzzle Berbasis 4C Terhadap Hasil Belajar Ipa Sekolah Dasar. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 16(30s), 41–48.

Lapka, M., & Sokolickova, Z. (2012). Cultural Ecology : Contemporary Understanding of the Relationship Between Humans and the Environment. May 2014. https://doi.org/10.2478/v10285-012-0050-z

Lestari, B. B. (2019). Interaksi Sosial Masyarakat di Komplek Rumah Susun Cipta Menanggal Surabaya. Buana Pendidikan, 15.

Maryam, N. S. (2017). Mewujudkan Good Governance melalui Pelayanan Publik. JIPSI - Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi UNIKOM, 06.

Nugraheny, D. C., & Kusuma, A. P. (2018). Neurolinguistik Programing dalam Bidang Pendidikan. Buana Pendidikan, VOL. 14 NO.

Nugroho, R. (2008). Kebijakan Pendidikan yang Unggul. Pustaka Belajar.

Nurjanah, N., & Cahyana, U. (2021). Pengaruh Penerapan Online Project Based Learning Dan Berpikir Kreatif Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas IV Pada Pelajaran IPA Di SD Nasional 1 Kota Bekasi. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 17(1), 51–58.

Rachamatika, T., Sumantri, M. S., Purwanto, A., Wicaksono, J. W., Arif, A., & Iasha, V. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Dan Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA Siswa Kelas V SDN Di Jakarta Timur. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 17(1), 59–69.

Raharjo, S. B. (2014). Kontribusi Delapan Standar Nasional Pendidikan terhadap Pencapaian Prestasi Belajar. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 20(4), 470. https://doi.org/10.24832/jpnk.v20i4.160

Rohidi, T. R. (2014). Pendidikan Seni Isu dan Paradigma. Cipta Prima Nusantara.

Sari, M., & Asmendri. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science, 6(1), 41–53.

Sugiarto, E. (2017). Kearifan Ekologis sebagai Sumber Belajar Seni Rupa: Kajian Ekologi-Seni di Wilayah Pesisir Semarang. Imajinasi: Jurnal Seni, 11 (2). https://doi.org/https://doi.org/10.15294/imajinasi.v11i2.12815

T Mirzaqon, A., & Purwoko, B. (2017). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori dan Praktik Konseling Expressive Writing. Jurnal Mahasiswa Unnesa, 8(1).

Tilaar, H. A. . (1999). Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Rineka Cipta.

Triwiyanto, T. (2013). Standar Nasional Pendidikan sebagai Indikator Mutu Layanan Manajemen Sekolah. Ilmu Pendidikan, 19(2).

Ulumudin, M. I., & Badrus, N. C. (2019). Analisis Pencapaian Standar Pelayanan Minimum Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di Kabupaten Blitar. Al-Hikmah, 7, 19–32.

Umam, M. K. (2020). Dinamisasi Manajemen Mutu Persfektif Pendidikan Islam. Jurnal Al-Hikmah, 8, 61–74.

Utina, R., & Banderan, D. W. K. (2009). Ekologi dan Lingkungan Hidup. UNG Press.

Wahyudiana, E., Sagita, J., Iasha, V., Setiantini, A., & Setiarini, A. (2021). Problem-Based Learning-Based IPA Practicum Module to Improve Problem-Solving Ability. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 17(2), 161–167.

Winarsih, S. (2017). Kebijakan dan Implementasi Manajemen Pendidikan Tinggi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Cendekia, 15(1).

Yuliawan, D., & Taryatman, T. (2020). Pendidikan Karakter Dalam Kajian Teori Ekologi Perkembangan. TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 7(1). https://doi.org/10.30738/trihayu.v7i1.8405

Published

28-09-2022

How to Cite

Ecological Education as a Strategy for Optimizing Education Service Standards. (2022). Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 18(2), 164-173. https://doi.org/10.36456/bp.vol18.no2.a5244