Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Matematika
DOI:
https://doi.org/10.36456/inventa.5.2.a5164Keywords:
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Pembelajaran MatematikaAbstract
Penguatan Pendidikan Karakter which was later abbreviated to PPK. PPK is the implementation of President Joko Widodo's program through Presidential Decree No. 87 of 2017 on Penguatan Pendidikan Karakter. This PPK policy was then integrated with the Gerakan Nasional Revolusi Mental or abbreviated as GNRM. The values instilled in this PPK are Religious, Nationalist, Independent, Mutual Cooperation and Integrity. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) consisting of religious, nationalist, independent character, Mutual Cooperation and integrity can be implemented in the course of the lesson. By linking PPK in mathematics lessons later it is expected to shape the character of learners to be better through mathematical concepts.
References
Bishop, A. J., Stieg Mellin-O lsen, and J., & Dormolen., V. (1991). Mathematical Knowledge: Its Growth Through Teaching. Kluwer Academic Publishers.
Citra, Y. (2012). Pelaksanaan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus.
Helmawati. (2017). Pendidikan Karakter Sehari-hari. PT. Remaja Rosdakarya.
Kebudayaan, K. K. dan. (2016). Kajian dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter.
Kemdikbud. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter Jadi Pintu Masuk Pembenahan Pendidikan Nasional. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/07/penguatan-pendidikan-karakter-jadi-pintu-masuk-pembenahan-pendidikan-nasional
Kusno. (2012). Pendidikan Karakter Religiusitas Berbasis Sains Matematika Melalui Pembelajaran Kolaboratif.
Maharani. (2014). Nilai-nilai Karakter dalam Pembelajaran PjBL materi Statistika SMP. Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Unisula.
Mulyasa. (2011). Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada sekolah dan madrasah. Bumi Aksara.
Nazir, M. (2003). Metode Penelitian Cetaakan Ke-5. Ghalia.
Prabowo, Agung, & Pramono, S. (2010). Memahat Karakter Melalui Pembelajaran Matematika. Edings of The 4 Th International Conference on Teacher Education; Join Conference UPI & UPSI Bandung, Indonesia, 8-10 November 2010.
Prabowo, D. (2014). Implementasi Ka-rakter Gotong Royong dan Peduli Sosial dalam Kerja Bakti Mingguan (Studi Kasus pada Masyarakat di Desa Miri Slogoretno Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri).
Rochmadi, N. (2012). Menjadikan nilai budaya gotong royong sebagai common identity dalam kehidupan bertetangga negara-negara ASEAN. Universitas Negeri Malang.
Sumarmo, U. (2004). Kemandirian Belajar Apa, Mengapa dan Bagaimana Dikembangkan pada Peserta Didik. Makalah Disajikan Pada Seminar Pendidikan Matematika Di Jurusan FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.
Wahyuningsih, S. (2021). Revitalisasi Pendidikan Karakter Wujudkan SDM dengan Keterampilan Abad 21. Direktorat Sekolah Dasar. https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/revitalisasi-pendidikan-karakter-wujudkan-sdm-dengan-keterampilan-abad-21





