Peran Media Sosial dalam Membentuk Kesadaran Konstitusi di Kalangan Mahasiswa: Studi Kasus pada Gerakan Mahasiswa dalam Mengkritisi Kebijakan Pemerintah

Authors

  • Bambang Yuniarto Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Della Putri Khoerina Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Fitria Ismiati Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Indah Yuliasari Putri Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia
  • Rusthoufan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36456/p.v5i2.10848

Keywords:

Media Sosial, Kesadaran Konstitusi, Aktivisme Digital, Mahasiswa

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran media sosial membentuk kesadaran konstitusi di kalangan mahasiswa Indonesia, dengan memberikan penekanan khusus pada aktivisme digital sebagai cara untuk berpartisipasi secara sipil dalam menentang kebijakan pemerintah yang tidak menyenangkan. Penelitian ini melakukan analisis konseptual menggunakan studi kepustakaan kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui laporan media, literatur akademik, dan studi kasus gerakan mahasiswa dari tahun 2020–2025. Penelitian menunjukkan bahwa platform media sosial seperti Twitter, Instagram, dan TikTok tidak hanya berfungsi sebagai tempat ekspresi tetapi juga berfungsi sebagai cara untuk mengajarkan konstitusi dan mendukung kebijakan. Melalui kampanye digital seperti #KawalPutusanMK dan simbol "Garuda Biru", mahasiswa berperan aktif dalam membentuk wacana politik dan memengaruhi opini publik dan meningkatkan akuntabilitas pemerintah. Selain itu, terbukti aktivis digital ini memiliki kemampuan untuk menghubungkan ruang maya dengan tindakan nyata di lapangan. Namun, banyak masalah muncul, termasuk banyak disinformasi, fenomena slacktivism, dan ancaman terhadap kebebasan berekspresi, seperti yang ditunjukkan kasus teror terhadap jurnalis pada tahun 2025. Penelitian ini menegaskan literasi digital dan pendekatan komunikasi politik inklusif penting untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mempertahankan demokrasi konstitusional. Hasilnya akan membantu pendidik, pembuat kebijakan, dan organisasi masyarakat sipil membuat program yang mendorong generasi muda untuk berpartisipasi secara kritis dan bertanggung jawab melalui media sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliansi Jurnalis Independen. (2025). Komunitas pers dan UNESCO perkuat perlindungan pers mahasiswa di era digital. AJI Indonesia. https://www.aji.or.id

Castells, M. (2015). Networks of outrage and hope: Social movements in the Internet age. John Wiley & Sons.

Cheuk, T., Quinn, R., & Conner, J. (2023). Political Activism in Colleges and Universities.

CNN Indonesia. (2024). DPR: Pengesahan RUU Pilkada batal, Pilkada 2024 ikuti putusan MK. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20240822173810-617-1136351/dpr-pengesahan-ruu-pilkada-batal-pilkada-2024-ikuti-putusan-mk

Enikolopov, R., Makarin, A., & Petrova, M. (2020). Social media and protest participation: Evidence from Russia. Econometrica, 88(4), 1479–1514. https://doi.org/10.3982/ECTA15676

Fitriani, Y. (2017). Analisis pemanfaatan berbagai media sosial sebagai sarana penyebaran informasi bagi masyarakat. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 19(2), 148-152. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/paradigma/article/view/2120

Gafur, H. (2015). Mahasiswa & dinamika dunia kampus. Rasibook.

Hidayat, N. (2025). Narasi Kebangsaan di Era Media Sosial: Relevansi Pancasila dalam Ekosistem Digital. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 105-118. https://doi.org/10.36456/p.v5i1.10183

Kohli, M. D., Daye, D., Towbin, A. J., Kotsenas, A. L., & Heilbrun, M. E. (2018). Social media tools for department and practice communication and branding in the digital age. Radiographics, 38(6), 1773-1785. https://doi.org/10.1148/rg.2018180090

Komnas HAM. (2024). Catatan akhir tahun 2024 hak asasi manusia di Indonesia. https://www.komnasham.go.id/files/20241210-catatan-akhir-tahun-2024-hak-asasi-$WSV79CZD.pdf

Kotler, P., & Keller, K. L. (2006). Dirección de marketing. Pearson educación.

Liputan6.com. (2022). Pengguna internet aktif Indonesia 204 juta, waspadai hal ini. Liputan6.com. https://www.liputan6.com/bisnis/read/5031848/pengguna-internet-aktif-indonesia-204-juta-waspadai-hal-ini#

Luna-Reyes, L. F., & Gil-Garcia, J. R. (2014). Digital government transformation and internet portals: The co-evolution of technology, organizations, and institutions. Government information quarterly, 31(4), 545-555. https://doi.org/10.1016/j.giq.2014.08.001

Mahendra, B. B., & Herawati, N. R. (2025). Komik Digital tentang Fenomena Politik Di Indonesia Tahun 2024: Tinjauan Analisis Wacana Kritis (Studi Penelitian: Penyampaian Pesan Politik oleh Komikus Mice Cartoon di Instagram). Journal of Politic and Government Studies, 14(2), 557-572. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/49896

Oktaviani, S. (2024). Konstitusi dan Kebebasan Berpendapat di Indonesia: Analisis Keterbatasan dan Perlindungan: Kebebasan Perpendapat di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 2(7), 174-186. https://doi.org/10.61722/jiem.v2i7.1864

Pureklolon, T. P. (2016). Komunikasi politik. Gramedia Pustaka Utama.

Ulya, F. N., & Carina, J. (2025). Teror kepala babi untuk Tempo: Ancaman nyata terhadap pers di Indonesia. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2025/03/22/11221261/teror-kepala-babi-untuk-tempo-ancaman-nyata-terhadap-pers-di-indonesia

Wibowo, H. S. (2023). Penguatan Literasi Digital: Menguasai Dunia Literasi di Era Digitalisasi. Tiram Media.

Yudisman, S. N. (2020). Analisis Peran Perpustakaan Umum Sebagai Ruang Publik Dari Perspektif Teori Sosial Public Sphere Jurgen Habermas. Maktabatuna: Jurnal Kajian Kepustakawanan, 2(2), 157-172. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/maktabatuna/article/view/2990

Downloads

Published

28-10-2025

How to Cite

Peran Media Sosial dalam Membentuk Kesadaran Konstitusi di Kalangan Mahasiswa: Studi Kasus pada Gerakan Mahasiswa dalam Mengkritisi Kebijakan Pemerintah. (2025). PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 5(2), 166-177. https://doi.org/10.36456/p.v5i2.10848

Similar Articles

1-10 of 40

You may also start an advanced similarity search for this article.