PENILAIAN KINERJA PADA PENDIDIKAN SENI RUPA
Keywords:
Penilaian Kinerja, Seni Rupa, Keterampilan Praktis.Abstract
Penilaian kinerja merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan dan menjadi salah satu dari delapan standar nasional pendidikan di Indonesia. Dalam konteks pendidikan seni rupa, penilaian kinerja digunakan untuk mengukur pencapaian peserta didik melalui unjuk kerja nyata, yang mencakup kemampuan dalam mengaplikasikan pengetahuan seni melalui praktik seperti menggambar, mematung, membatik, dan lainnya. Penilaian ini dilakukan secara autentik, berbasis portofolio, dan dirancang agar relevan, adil, serta dapat mencerminkan kemampuan riil siswa. Bentuk penilaian meliputi penilaian produk dan penilaian proyek, dengan instrumen yang disusun secara valid, reliabel, dan spesifik terhadap tujuan pembelajaran. Penilaian dilakukan dengan skala yang menunjukkan tingkatan penguasaan kompetensi. Penilaian kinerja pada pendidikan seni rupa tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses kreatif siswa. Kelebihan metode ini antara lain dapat menilai keterampilan praktis dan mendorong kreativitas siswa, sementara kelemahannya meliputi ketergantungan pada hasil kerja dan potensi tekanan bagi siswa dengan kemampuan terbatas. Oleh karena itu, penilaian kinerja memerlukan perencanaan yang matang agar efektif, adil, dan mendukung pembelajaran bermakna.







