Implementasi kegiatan senam sehat gembira dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di RA Sirajut thalibin racek tiris probolinggo

Pendahuluan, metode penelitian, hasil penelitian, pembahasan, simpulan dan saran, refrensi

Penulis

  • HALIMATUS SA’DIYAH Universitas Zainul Hasan Genggong Kraksaan probolinggo
  • ENDAH TRI WISUDANINGSIH Universitas Zainul Hasan Genggong Kraksaan
  • TERZA TRAVELANCYA DP Universitas Zainul Hasan Genggong Kraksaan

DOI:

https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol5.no1.a7039

Kata Kunci:

Implementation Happy Healthy Gymnastics, Gross Motor Skills, Early Childhood

Abstrak

Pelaksanaan kegiatan senam bahagia sehat sangat penting untuk perkembangan motorik kasar anak usia dini karena setiap gerakan dapat membangun daya tahan otot, misalnya: pergelangan tangan, punggung, lengan dan sebagainya. RA Sirajut Thalibin melakukan kegiatan senam sehat suka cita, pelaksanaannya dilakukan seminggu sekali yaitu pada hari rabu. Senam sehat bahagia selain meningkatkan kemampuan motorik kasar juga mempengaruhi kecerdasan anak salah satunya adalah kecerdasan kinestetik, kelebihan anak yang memiliki kecerdasan kinestetik cenderung lebih cepat menghafal dan mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian di RA Sirajut Thalibin adalah sebagai berikut: 1). Pelaksanaan Kegiatan Senam Sehat Gembira Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini di RA Sirajut Thalibin Racek-Tiris-Probolinggo, diawali dengan gerakan pemanasan, gerakan inti, dan gerakan pendinginan. Melalui aktivitas ini tubuh, kaki, dan tangan anak terkoordinasi dengan baik seiring berjalannya waktu. 2). Faktor pendukung seperti kondisi anak yang sangat antusias dan semangat melakukan senam. 3). Faktor penghambat seperti cuaca terkadang tidak mendukung seperti hujan dan infrastruktur yang mengalami gangguan teknis

 

Referensi

Amira Adlina Ulfah dkk. (2021). Analisis Penerapan Senam Irama dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 5, Issue 2. 1844.

Cholid, Abd., Affrida, EN. (2021). Paket Aktivitas Fisik Olahraga untuk Meningkatkan Kelekatan Ibu dan Anak pada Masa Social Distancing. Jurnal Incrementapedia Vol. 3 No. 1 https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol3.no01.a3863

Cholid, Abd., Affrida, EN. (2021). Permainan Kotak Mini Zoo sebagai Media Stimulasi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Incrementapedia Vol. 3 No.2 https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol3.no02.a4894

Departemen RI. (2007). AL-Qur’an dan terjemahannya Mushaf. Solo: Qomari Prima Publisher.

Ita roeyana, (2017). Peningkatan Motorik Kasar Melalui Senam Irama Bagi Anak Usia 4-5 Tahun. Indonesian jurnal of Islamic early childhood Education, Vol. 2 No. 2 hal. 140.

Krisdayanti, (2021). Implementasi Senam Irama dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Usia Dini 5-6 Tahun di TK Nurul iman Sirna Galih Ulu Belu Tanggamus. (Skripsi UIN Raden Intan: Lampung). 15.

Mirfaqoh, A. (2020). Aktifitas Bermain ESKA (Estafet Angka) untuk Mengembangkan Motorik Kasar Anak. Jurnal Incrementapedia Vol. 2 No.2 https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol2.no02.a3020

Ni Kadek Nelly Paspiani. (2015). Kegiatan Latihan Gerak dan Lagu Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini. Vol 4 No 1 hal. 540 p. 538-543, https://doi.org/10.21831/jpa.v4i 1. 12340.

Pitakasari, A. R. (2013). Bocah dengan Kecerdasan Kisnetik Jangan di Lemahkan. Http://Republika.Co.Id.

Siti Tsaliska Magfiroh. (2020). Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Senam Irama. Jurnal Care (Children Advisory Research and Education). 43-44.

Sujiono, Bambang. (2008). Metode Pengembangan Fisi. Jakarta: Universitas Terbuka.

Diterbitkan

2023-06-30