PENGEMBANGAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL BAGI ANAK USIA DINI

DEVELOPMENT OF PHYSICAL MOTOR ABILITIES THROUGH TRADITIONAL GAMES FOR EARLY CHILDREN

Penulis

  • CITRA AMALIA HASIBUAN Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • SALAMIYAH NUR HAKIM HARAHAP Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • VIVI CHAIRANI AFRIZHA TRI HAYATUN Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • ELLA RAMADHANI RITONGA Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • NURUL ANISA KEYSA ZALIA AMANDA Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol6.no1.a8721

Kata Kunci:

Physical Motor, Traditional Games

Abstrak

Anak-anak sangat dekat dengan permainan. Dalam kehidupan sehari-hari, permainan baik tradisional maupun modern selalu dilakukan anak-anak. Permainan yang dilakukan merupakan sesuatu yang dianggap wajib dilakukan sebagai sarana untuk perkembangan fisik motorik bagi Anak Usia Dini. Permainan modern yang sekarang ini sering dimainkan oleh anak-anak di perkotaan lebih cenderung mengasah kemampuan otak daripada kemampuan otot, oleh karena itu kepada para orang tua yang tinggal di perkotaan disarankan lebih memperkenalkan pada anak-anak mengenai jenis-jenis permainan yang lebih melatih kekuatan otot-otot mereka dan permainan tradisional dapat menjadi salah satu solusinya. Permainan tradisionalpun perlahan namun pasti mulai ditinggalkan, karena dianggap kuno serta melelahkan. Padahal jika ditinjau lebih dalam, beragam permainan tradisional secara langsung dapat memberikan kontribusi kepada anak-anak diantaranya berupa: 1) pembentukan fisik yang sehat, bugar, tangguh, unggul dan berdaya saing; 2)pembentukan mental meliputi: sportivitas, toleran, disiplin dan demokratis; 3)Pembentukan moral menjadi lebih tanggap, peka, jujur dan tulus; 4) pembentukan kemampuan sosial, yaitu mampu bersaing, bekerjasama, berdisiplin, bersahabat, dan berkebangsaan.

Referensi

Ahmadi, A., Sholeh, M. (2005). Psikologi Perkembangan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Dariyo, A. (2007). Psikologi Perkembangan Anak Tiga Tahun Pertama. Bandung: PT. Refika Aditama

Desmita. (2013). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

El-Khuluqo, Ihsana. (2015). Manajemen PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini): Pendidikan Taman Kehidupan Anak. Yogyakarta: PT. Pustaka Pelajar.

Helmawati. (2015). Mengenal dan Memahami PAUD. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mukhtar, Latif dkk. (2013). Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mursid. (2015). Belajar dan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Moeslichatoen. (2006). Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Malang: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tanggal 17 September 2009 Tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.

Susanto, Ahmad. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Kencana.

Waspada, Edy. (2014). Perbedaan Pengaruh Permainan Tradisional Dan Latihan Kecerdasan Kinestetik Terhadap Kemampuan Motorik Dan Kecerdasan Emosional. TESIS. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Wiyani, N.A., Barnawi. (2012). Format PAUD Konsep, Karakteristik & Implementasi Pendidikan Anak Usia Dini. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Diterbitkan

2024-01-17