MOTIVASI DI BALIK TINDAKAN KECURANGAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI FRAUD PADA SEKTOR UMKM

MOTIVASI DI BALIK TINDAKAN KECURANGAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI FRAUD PADA SEKTOR UMKM

Authors

  • Gusti Dian Prayogi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan
  • Widiar Onny Kurniawan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/majeko.vol30.no02.a9765

Keywords:

Kecurangan, Pengendalian Internal, Rasionalisasi

Abstract

Penelitian ini menganalisis motivasi di balik tindakan kecurangan yang terjadi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya, dengan fokus pada UMKM yang memiliki omzet tahunan antara Rp 300 juta hingga Rp 50 miliar. Penelitian ini mengadopsi teori Fraud Triangle untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kecurangan di dalam organisasi. Pendekatan kuantitatif dengan analisis Partial Least Squares (PLS) digunakan untuk menguji tiga faktor utama, yaitu tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization), yang memengaruhi perilaku kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya sistem pengendalian internal, tekanan finansial, dan absennya pedoman etika merupakan faktor signifikan yang berkontribusi terhadap terjadinya kecurangan pada UMKM. Data dikumpulkan melalui survei dari 100 UMKM di Surabaya, dan analisis menunjukkan bahwa hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan tindakan kecurangan memiliki signifikansi statistik yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sistem pengendalian internal dan pembentukan budaya transparansi di dalam organisasi menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecurangan pada UMKM. Temuan ini dapat memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dan pemilik bisnis di Surabaya untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam mencegah kecurangan dan meningkatkan integritas lingkungan bisnis secara keseluruhan..

References

Albrecht, W. S. (2011). The Role of Internal Control in Fraud Prevention. Journal of Forensic Accounting, 12(2), 145-160

Albrecht, W. S., Albrecht, C. O., & Albrecht, C. C. (2009). Fraud Examination (4th ed.). Cengage Learning.

Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2022). 2022 Report to the Nations: Global Study on Occupational Fraud and Abuse. Retrieved from https://www.acfe.com/rttn2022.aspx

Clikeman, P. M. (2009). Fraud Prevention: A Professional's Guide. Wiley.

Cressey, D. R. (1953). Fraud, Bribery, and the Control of Corruption. Glencoe, IL: Free Press.

Fenton, T. E., & Kennedy, J. (2017). Financial Crime in Small Business: Addressing Vulnerabilities in the System. Financial Crime Journal, 14(2), 12-28.

Fong, K. T., & Wong, H. Y. (2016). The Effectiveness of Internal Controls in Preventing Fraud: Evidence from SMEs in Hong Kong. Journal of Accounting and Finance, 21(3), 55-70.

Ghozali, I. (2016). Structural Equation Modeling: Metode Alternatif dengan Partial Least Squares (PLS) (4th ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kaplan, S. E. (2005). The Role of Management in Fraud Detection. Journal of Forensic Accounting, 6(1), 72-88.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Data Statistik UMKM Indonesia. Retrieved from https://www.kemenkopukm.go.id

Kelling, G. L., & Wilson, J. Q. (1982). Broken Windows: The Police and Neighborhood Safety. Atlantic Monthly, 127(6), 29-38.

Krishnan, P., & Pereira, A. (2020). Corporate Governance and the Prevention of Fraud in Small Firms. Corporate Governance Journal, 19(3), 67-82.

Lister, R. (2020). Organizational Fraud and the Role of Auditors. Journal of Auditing and Financial Review, 31(4), 135-148.

Mulyani, S., & Rahman, H. (2019). Effect of Internal Control Systems on Fraudulent Financial Reporting in SMEs. International Journal of Accounting, 23(4), 45-56.

Moorthy, K., & Chen, L. (2017). Financial Distress and Fraud Risk in Small and Medium Enterprises: Evidence from Malaysia. Asian Economic Policy Review, 12(2), 66-80.

Prawira, T., & Sari, N. (2018). Implementasi Sistem Pengendalian Internal untuk Mencegah Fraud pada UMKM. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 17(3), 105-118.

Rahmawati, R., & Puspitasari, E. (2023). Fraud Pentagon: A Comprehensive Approach in Understanding Fraud. Journal of Accounting and Business, 12(3), 45-58.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (7th ed.). Wiley.

Smith, A. L., & Robinson, D. T. (2018). Financial Crime and its Impact on Small Business Performance. Journal of Economic Crime Research, 10(2), 89-102.

Stone, D. J., & Simmers, C. A. (2009). Understanding Fraud in Small Businesses: A Case Study Approach. Journal of Business Ethics, 22(1), 25-33.

Wolfe, D., & Hermanson, D. (2004). The Fraud Diamond: Considering the Four Elements of Fraud. CPA Journal, 74(12), 38-42.

Zaki, M. A., & Ismail, I. (2017). Influence of Fraud Risk Factors on Small Businesses: A Case of SMEs in Indonesia. Journal of Financial Crime, 25(2), 98-112.

Zainuddin, A., & Kurniawati, S. (2020). Pengaruh Pengawasan Internal terhadap Pencegahan Kecurangan pada UMKM di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 22(4), 123-135.

Zainuddin, Z. (2018). Strategi Pengawasan Internal untuk Mengurangi Kecurangan pada UMKM. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 19(2), 91-104.

Zainuddin, Z. (2020). Pengawasan Internal sebagai Bentuk Pencegahan Kecurangan pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Jurnal Akuntansi & Keuangan, 23(1), 56-69.

Downloads

Published

2024-12-24

How to Cite

MOTIVASI DI BALIK TINDAKAN KECURANGAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI FRAUD PADA SEKTOR UMKM : MOTIVASI DI BALIK TINDAKAN KECURANGAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEORI FRAUD PADA SEKTOR UMKM . (2024). Majalah Ekonomi, 29(02), 27-34. https://doi.org/10.36456/majeko.vol30.no02.a9765